My Experience

Kunjungi Pulau Madura ( Visit Madura Island ).

Pantai LOMBANG ( Sumenep )

Kunjungi Pulau Madura ( Visit Madura Island ).

Masjid Jami' Sumenep ( Masjid Agung )

Kunjungi Pulau Madura ( Visit Madura Island ).

Taman Adipura ( Sumenep )

Kunjungi Pulau Madura ( Visit Madura Island ).

SMPN 1 SUMENEP

Kunjungi Pulau Madura ( Visit Madura Island ).

Pulsating Superman Logo Pointer
Pulsating Superman Logo Pointer

My Experience

My Experience

My Experience

My Experience

My Experience

My Experience

Selasa, 19 Mei 2009

BANGKIT YANG SEBENARNYA

Pada peringatan hari Kebangkitan Nasional yang bertepatan dengan 20 Mei hari ini, marilah segenap Blogger mania bersama mencoba untuk mengolahragakan otak guna mencari file yang sudah di save dalam long memory pribadi masing-masing. Tentunya hal itu masih bertalian dengan perjalanan sejarah yang diawali dengan lahirnya gerakan nasionalis pertama yaitu Boedi Oetomo (1908) dan Sumpah Pemuda (1928).

Dimulai dengan lahirnya gerakan nasionalis pertama Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908, seabad plus setahun yang lalu. Pergerakan nasional ini diprakarsai oleh Dokter Soetomo di Jakarta. Dengan dorongan dilahirkannya Boedi Oetomo ini, kemudian lahirlah Sarekat Islam, di tahun 1912, di bawah pimpinan Haji O.S. Tjokroaminoto bersama Haji Agus Salim dan Abdul Muis. Dalam tahun 1912 itu lahir pula satu gerakan politik yang amat penting, yaitu Indische Partij yang dimpimpin oleh Douwes Dekker (Dr. Setiabudhi), R.M. Suwardi Suryaningrat dan Dr. Tjipto Mangunkusumo. Tahun 1913, partai ini dilarang oleh pemerintah kolonial Belanda dan pemimpin-pemimpinnya ditangkapi dan kemudian dibuang dalam pengasingan.
Namun, terlepas dari hal tersebut diatas, kita tidak bisa pungkiri bahwa realita saat ini tidaklah demikian. Kita pribadi terkadang merasakan aroma ketidak pedulian masyarakat terhadap ruang sejarah publik yang seharusnya dapat dikeruk manfaatnya. Betapa tidak, coba saja tenggok tanggal 2 Mei kemarin yang bertepatan dengan hari Pendidikan Nasional. Momentum ini hanya diperingati secara seremonial saja tanpa ada implementasi kritis yang terus berkesinambungan. Akibatnya nasib pendidikan di negeri kita yang tercinta ini masih memprihatinkan.
Kebangkitan bukanlah sekedar melek dari ngantuk, atau berdiri tegak dari duduk, melainkan motivasi apa gerangan yang menggelitik sehingga insan melek dari kantuknya sehingga ia tegak berdiri dari santainya yang berleha-leha.

Sulit dipungkiri ! Andailah dipikir panjang teriring jiwa tenang, manusia kini ternyata tengah dilanda kegelisahan yang amat parah, kegelisahan yang tidak Cuma disebabkan oleh satu hal, namun disebabkan oleh berbagai hal yang pada saat ini tengah mementaskan peranannya yang merisaukan.
Risau adalah pangkalnya segenap jikalau, dan andai jikalaunya terlampau membludak, maka hidup ini akan kehilangan arah, kehilangan makna, yang termasuk amal kreatifitasnya. Dan andai hidup terputus dari gerak kreatifitasnya, maka bersemaraklah mimpi-mimpi yang penuh dengan �berandai-andai�.
Manusia adalah jenis makhluk yang doyan berfikir, yang bahkan oleh Ibn Khaldun disanjungnya sebagai sumber segenap kesempurnaan dan puncak segala kemuliaan, andai dibandingkan dengan makhluk lainnya ciptaan Allah !. namun dengan segenap sanjungan yang disandangnya terukir senyum bangga, diam-diam makhluk yang namanya manusia itu�.. semakin lama semakin gelisah saja tinggal di pemukiman fana ini. Ia gelisah menatap masa depannya. Ia gelisah menatap segenap bentuk perubahan culture, perubahan pitutur, bahkan perubahan umurnya sendiri yang semakin uzur.
Manusia dengan sandang sanjungnya gelisah terhadap segenap kemunduran dan kemajuan umat. Gelisah terhadap canggihnya teknologi yang semakin memukau, gelisah terhadap berbagai tantangan hidup yang semakin membingungkan dan membimbangkan sambil tak menyadari bahwa Tuhan tak membebani umat-Nya dengan takaran tantangan yang berlebihan. Atau dengan kata lain, pada hakekatnya manusia itu tidak dibebani beban orang lain sehingga, andai ia tak mampu bangkit, tak usahlah menyalahkan orang lain, lebih-lebih lagi menyalahkan Tuhannya sendiri ! dan iapun tak memikul dosa orang lain !
Manusia yang masih bercokol dalam wawasan jahiliyah yang sempit, yang parsial-simpek, akan sulit bangkit dalam arti sebenar-benarnya. Sebab, kebangkita yang sejati dimulai dari kebangkitan tata pikir yang lebih dewasa, yang tidak kekanak-kanakan, yang kokoh konstruktif, yang berencana matang.
Agama mencanangkan perubahan nasib lewat usaha dalam kelurusan niat. Dalam arti bahwa pluit dimulainya perjuangan hidup tak usahlah menanti dulu aba-aba yang munculnya dari langit. Memang itulah yang dikehendaki Sang Kreator : �Tak kan berubah nasib suatu bangsa, kecuali bangsa itu yang merubahnya sendiri�. Ini menandakan bahwa Tuhan telah maha jujur terhadap kreasi-Nya sendiri, dalam hal ini kreasi yang berwujud makhluk berakal, yang diberi lahan berpikir, yang diberi lahan usaha.
Setelah sadar bahwa Tuhan bukanlah diktator, mengapa umat berpangku tangan saja menanti guyuran nasib? Mengapa umat tak mampu merombak sistem berpikir yang telah usang dan lapuk, yang tak sesuai lagi dengan tantangan yang semakin berkembang, yang tak seiring dengan mengembangnya daya pikir kekhalifahan insan, yang tak seiring dengan mengembangnya jagat raya itu sendiri?
Bangkit yang sebenar-benarnya bangkit bukanlah sekadar menghambur-hamburkan anjuran manis yang tanpa bekas. Merombak cara berpikir bukanlah merombak aqidah yang lempang sebab aqidah itu sendiri akan senantiasa terusung nilainya di dalam evolusi berpikir yang sehat dan jujur. Tuhan tak kan merelakan agama diusung oleh kesempitan pikir, sebab agama itu sendiri diturunkan pada manusia justru untuk menyelamatkan manusia dalam kesesatan pikiran.

Alangkah indahnya negeri yang semarak ilmu, semarak teknologi, yang ilmu dan teknologinya berguna bagi kesejahteraan ummat karena diimbas oleh nilai-nilai spiritual. Negeri demikian adalah negeri yang berilmuwan dan berteknolog penuh ketqwaan, yang tak takkabur berkat ilmu dan kecanggihan teknologinya, yang penuh syukur terhadap Tuhan yang Mahaluhur.

Dengan jiwa mutma�innah, semoga tidak teralami kembali kutukan terhadap negeri Saba, yang diporak-porandakan Tuhan disebabkan oleh para penghuninya yang pintar namun tak sudi syukur terhadap Gusti Allahnya.

Masa lampau merupakan pelajaran buat masa kini, musibah masa lampau tak usahlah terulang kembali. Marilah kita berjuang membangun kebenaran Allah tanpa didekili interes yang kusam, kita bangun negeri yang baldatun tayyibatun wa-Rabbun ghafur, negeri indah adil makmur dalam ampunan Allah !
Dengan berbekal seabrek pengalaman sejarah yang tidak hanya menginjak harga diri siapapun, sudah saatnya kita sebagai salah satu dari komponen masyarakat Indonesia mulai berbenah diri dan bersatu guna membangun negara kita agar jauh lebih baik lagi. Mari kita intropeksi diri secara totalitas sehingga kita mempunyai suatu kesadaran ruang, posisi, dan moral yang balance.
Namun hal lain yang perlu mendapatkan sentuhan lebih adalah masalah pendidikan. Bagaimanapun juga, indikasi yang paling dominan untuk menunjukkan suatu peradaban maju dari sebuah bangsa adalah ketika sektor pendidikannya berkualitas lebih.
Semoga momen kebangkitan nasional ini bukanlah sekadar slogan-slogan belaka, melainkan kebangkitan yang penuh daya kreatif, energik, yang mampu memberi arti pada kehidupan, yang mampu memupus segala kegelisahan kini, yang mampu menggelarkan fitrah kesucian dalam genangan Ridho Ilahi Rabbi.

Oleh karena marilah kita bersama-sama menjadi salah satu bagian dari orang-orang yang memiliki kesadaran ruang, posisi, dan moral yang tinggi, sehingga Indonesia benar-benar bangkit menjadi bangsa yang bersahaja, sentosa, adil berkemakmuran dan makmur berkeadilan. Amien!


Senin, 18 Mei 2009

SAINS DAN KESADARAN SPIRITUAL

Albert Einstein yang hidup sekurun waktu dengan relativitas Eddington, H.A.Lorenz, dan Willem de Sitter pernah berkata bahwa yang namanya kreatifitas itu muncul dii titik pusat gravitasi kesadaran emosional manusia.
Tentu saja perkataan semacam itu nyaris menggebrak nyali para pengritus ilmu materialisma Barat yang memuja rasio sebagai cikal bakalnya ilmu.
Gebrakan yang membangunkan kesadaran baru itu mengatakan bahwa tenaga rasio yang selama ini terpuja sebagai rohnya ilmu, ternyata Cuma sekedar alat bantu belaka bagi proses pembuktian dan penajaman dari pengertian-pengertian baru yang muncul dari �kemampuan intuitif�


Selanjutnya menurut kreator Einstein, kreatifitas ilmiah menjelma berkat kemampuan �ekstralogika� yang nonrasional, seperti juga pendapat seorang fisikawan nuklir Victor F. Weisskof bahwa sains memiliki akar dan asal di luar pikiran yang rasional.

Bagi para �kuli� otak yang bermandi keringat di gurun-gurun ilmu yang kering kerontang nilai, pendapat tersebut begitu mengejutkan, menyambar kesadaran usang bak gledek di siang bolong, kendati sang matematikus Goedel dengan teorema Goedelnya masih lemah lembut menegaskan kembali bahwa sains Cuma mungkin hadir sebagai kerangka keilmuan yang sifatnya malahan �nonilmiah� !, Sekilas kedengarannya aneh bin unik, namun sang matematikus yang kesadaran ilmunya semakin jernih itu telah berhasil membuktikan bahwa suatu sistem aksioma mustahil mampu berdiri sendirian. Guna membuktikan kebenarannya, mau tidak mau toh kita memerlukan pengetahuan dari sistem aksioma tersebut.

Perlu disadari benar bahwa setiap kegiatan ilmiah tidak mungkin terhindar dari pelukan pengalaman manusiawi dalam areal yang lebar.
Apa landasan sains yang non ilmiah itu ? Tak lain adalah �keyakinan� setiap ilmuwan bahwa kebenaran ilmiah itu �dipercayai� sebagai hal yang relevan dan berguna.

Para ilmuwan di seantero jagat ini, yang mengaku dirinya merdeka, dalam artian telah tak rela membeo terhadap dogmatika ilmu yang konvensional, telah mulai sadar bahwa gugus emosional itu sebenarnya berlaku sebagai prakondisi karsa pencarian kebenaran ilmiah itu sendiri. Maka semakin lama semakin terkuaklah bahwa dalam sains sendiri ternyata termaktub aspek emosional dan non rasional sehingga gamblanglah bahwa intuisi dan daya yang irrasional sekalipun memiliki peran yang tak pantas disepelekan begitu saja dalam penelitian ilmu.
Bukankah setiap insan peneliti ilmu manapun akan diliputi rasa haru tatkala dalam benaknya menjelma pengertian baru? Siapa pula orang tak akan beremosi tinggi tatkala menjumpai temuan-temuan baru dalam alam yang penuh teka-teki ini ?

Sebelum Dr. Russel Cannon menemukan galaksi Carina Kerdil lewat teleskop Schmidt-nya yang selalu dipeluknya tatkala langit jernih di malam hari, dirinya senantiasa digeluti semacam kepercayaan bahwa nun jauh disana, di langit luas itu, masih bertebaran benda-benda langit lain yang belum tercatat pada peta astronomi. Dengan dimodali semacam kepercayaan pula maka para pakar ilmu membuat teropong bintang berdiameter 200 inci di
Palomar Garden, teropong 236 inci di Pengunungan Caucasus, bahkan teropong langit bercermin ganda 591 inci di Hawaii yang mampu mendobrak tirai langit lebih teliti lagi sehingga galaksi Andromeda berhasil dipetakan dengan mudah

Setelah dorongan kepercayaan yang begitu subjektif menjumpai �ilmu hisab� bagi kecepatan orbit planet terhadap bintang, maka saat terjadinya gerhana telah bisa ditentukan beberapa puluh tahun sebelumnya oleh manusia bumi, karena manusia bumi sendiri percaya bahwa kecepatan orbit benda-benda angkasa itu tak akan berubah dalam waktu tertentu.

Namun, sialnya dengan adanya ketepatan hisab pada sains, maka para pakar ilmu percaya bahwa ilmu merupakan patokan kebenaran mutlak yang universal sehingga kebenaran Allah sebagai sebab pertama dari adanya ilmu seakan dikesampingkan menjadi nomor kesekian sambil mereka lupa bahwa Allah yang Mahakuasa itu dapat saja mengubah segala sesuatu secara tiba-tiba, yang akan menjelmakan kesimpulan lain dari tabiat alam semesta yang diubah-Nya. Kita tidak tahu, sudah berpa kali kedudukan poros bumi diubah Allah. Kita pun tak tahu, berapa juta galaksi yang telah diledakkan Allah di angkasa raya, yang mengubah tabiat rotasi, yang mengubah tabiat orbit, dari mulai orbit zarah yang paling kecil hingga orbit benda yang paling besar dimana kita sekadar zarahnya yang tak berarti.

Dalam bukunya,
Krisis Global Ilmu Pengetahuan, Dr. Hidayat Nataatmadja, yang merasa kecewa dengan gelar Ph.D.-nya yang dirasakan kurang berarti bagi pegangan hidupnya, dengan lugas mengatakan bahwa rsio yang kaprah digembar-gemborkan sebagai pedoman penunjuk arah itu Cuma omong kosong belaka. Sarjana jebolan Universitas Hawaii itu yakin bahwa yang pantas dijadikan pedoman hidup adalah kesadaran spiritual . Kesadaran spiritual yang bukan dalam ungkapan rasional, melainkan kesadaran spiritual yang berakar dalam dunia pengalaman dan rasa. Yang menjadi pedoman ialah rasa, motivasi spiritual, yang mendorong rasio menimbang atau menghitung alternatif-alternatif, dan memilih mana alternatif-alternatif itu yang paling baik. Bukan paling baik menurut rasio, melainkan paling baik menurut dunia rasa. Dan rasio sendiri sekedar salah satu alat timbang. Oleh sebab itu, jelaslah mengapa Bertrand Russel pernah mengatakan bahwa kretifita tidak mungkin diterangkan secara rasional. Dan awal keraguan yang dituding Descartes sebagai pembuka penalaran ilmiah pada dasarnya bermodalkan kepercayaan juga, dalam artian tidak ada kata ragu andai tidak dihantui rasa percaya. Jelas bahwa ilmu pengetahuan itu dimulai dari keyakinan. Mustahil para peneliti ilmu yang tidak meyakini sesuatu yang akan ditelitinya akan berhasil sehingga ia akan berupaya mencari sesuatu itu, sebagai contoh Madame Curie yang mengorbankan waktu tidurnya tatkala meneliti unsur Radium.

Manusia adalah makhluk yang doyan bertanya untuk meningkatkan nilai pengetahuannya. Namun ternyata tidak seluruh masalah yang dipertanyakan oleh manusia dapat dijawab secara memuaskan oleh ilmu pengetahuan yang dimiliki manusia sebab ilmu pengetahuan milik manusia hanya bagaikan setetes embun bila dibandingkan dengan ilmu yang belum terkuak di Arasy-Nya, yang andai seluruh air lautan dijadikan tinta buat menuliskannya, tak akan cukup guna menyelesaikan menuliskan ilmu-ilmu Allah itu, sesuai dengan Firman-Nya dalam Surah Al-Kahfi :109 yang artinya:

Katakanlah: sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)".

Manusia dilahirkan, tak ayal lagi ditugaskan Tuhan guna membangun, terus membangun, membangun ilmu dan agamanya, membangun prasarana dan sarana fisiknya. Manusia berhak melaksanakan kekhalifahannya dalam kadar iman dan ilmu yang dimilikinya, dan dengan takaran iman dan ilmu yang dimilikinya itu pantaslah manusia untuk merelisasikan rasa syukurnya, mengamalkan iman dan ilmunya itu demi mencapai ridho Allah semata, dalam artian bahwa ilmu yang dikendalikan oleh kelurusan beragama, akan menyehatkan penggunaan ilmu itu sendiri. Sebaliknya, ilmu yang tidak didukung oleh kesadaran spiritual bagaikan bayang-bayang yang tanpa sosok, bagaikan akibat yang lepas dari sebabnya. Malahan tampaknya tidak masuk akal.

Minggu, 17 Mei 2009

FENOMENA INGATAN (2)

Sejak revolusi teknologi semakin merasuk dalam kehidupan kita, sistem ingatan ditantang untuk menyesuaikan diri dengan tingkat perubahan yang semakin cepat. Bagi orang awam, ini berarti akan dihadapkan pada tugas untuk mengingat semakin banyak informasi dari pada sebelumnya, sejak nomor telepon PIN ATM, dan mekanisme sistem komunikasi, hingga bahasa atau istilah baru yang mendefenisikan teknologi mutakhir. Untuk mengikuti perkembangan, kita harus mmampu memproses berbagai informasi dengan cepat dan efisien, dan yang paling penting, kita juga harus mampu mengingat informasi tersebut.

Orang-orang yang paling sukses dalam abad ini adalah mereka yang telah belajar cara mengodekan dan mengingat kembali sejumlah informasi penting bagi mereka. Jadi, selain kesehatan fisik, orang-orang sukses mulai menyadari pentingnya kesehatan mental.

Sejumlah kasus yang terekam dalam buku referensi mengungkapkan potensi ingatan manusia yang menakjubkan. Berikut, sepuluh jenius ingatan yang paling melegenda.

Konduktor Arturo Toscanni dapat mengingat semua nada setiap instrumen dari 250 simfoni, ditambah dialog dan musik dari 100 opera. Pada sebuah konser, saat para pemusik bersiap-siap, seorang pemain organ menemukan sebuah tuts organnya patah. Saat mendengar hal itu, Toscanni berpikir sebentar dan kemudian berkata, tidak apa-apa. Nada dengan kunci itu tidak akan dimainkan dalam konser malam ini.


Hideaki Tomoyori dari Yokohama Jepang, megingat nilai phi hingga 40 ribu desimal dan memecahkan rekor sebelumnya yang mencapai 10 ribu desimal.


Antonio de Marco Magliabechi, seorang warga Italia yang lahir pada 1633 menggunakan ingatan fotografik dan penguasaan membaca cepatnya untuk mendemonstrasikan bagaimana ia dapat menulis seluruh isi sebuah buku setelah membacanya satu kali.


Dario Donatelli, yang masih hidup hingga sekarang, memecahkan rekor ingatan dunia dengan mengucapkan kembali rangkaian 73 angka dalam 48 detik setelah diperdengarkan. Rekor sebelumnya dicatat pada 1911 dengan rangkaian 18 angka.


Kaumatana, seorang kepala suku Maori dari Selandia Baru, mampu mengingat seluruh sejarah sukunya dari 45 generasi selama seribu tahun. Setiap pemaparan sejarah per generasi memakan waktu tiga hari.


Stephen Powelson, pensiunan akuntan dari Les-Loges-en-Josas, Prancis, mengingat lebih dari 14.300 baris dari keseluruhan 14.693 baris karya Homer Iliad, yang tertulis dalam bahasa klasik Yunani. Ingatan tersebut dilatih Powelson selama 10 tahun dan dia memulainya saat berusia enam puluh tahun.


Imam Bukhori adalah periwayat dan ahli hadist yang terkenal. Sejak kesil, dia telah menunjukkan bakatnya yang cemerlang dan luar biasa. Ketajaman ingatan dan hafalannya melebihi orang lain. Dia menghafal 300.000 hadist.


Kardinal Mezzofani dapat berbicara dalam enam puluh bahasa dengan cukup baik.


Christian Friedrich Hernaker, bayi jenius dari Lubeck, Jerman, lahir pada 1721. Pada usia sepuluh bulan, dia mampu mengingat setiap kata yang didengarnya, usia tiga tahun dia dapat berbicara Latin dan Prancis, dan memahami Injil, geografi, dan sejarah dunia secara konfrehensif. Sayangnya, anak jenius tersebut meninggal pada usia empat tahun setelah meramalkan kematiannya sendiri.


Pendeta David Misenheimer dari Charlotte Carolina Utara Amerika Serikat, mampu mengingat nama dan wajah dengan baik. Setiap minggu, dia menyalami tiap jemaahnya yang berjumlah 1800 orang dengan menyebutkan nama mereka. Dia menyatakan, tidak yakin bagaimana bisa mengingat seluruh nama jemaahnya, tetapi bahkan dapat mengingat nama orang yang berkunjung hanya satu kali ke gerejanya enam bulan sebelumnya.

Sepuluh orang jenius ingatan yang melegenda yang dikutip dari buku sumber Otak Sejuta Gigabyte (Eric Jensen dan Karen Markowittz) . Lalu bagaimana dengan Albert Einstein? Ilmuwan jenius yang juga melegenda. Dari sumber yang saya baca,..... bahwa Albert Einstein tidak termasuk dalam 10 jenius ingatan yang melegenda , sebab beliau adalah seorang ilmuwan yang bukan cuman mengunakan ingatannya saja, akan tetapi dalam melakukan aktifitas, Einstein selalu menggunakan perpaduan antara unsur Kognitif, Psikomotorik dan Afektif.

Seorang pemateri dalam sebuah Training Motivasi yang pernah saya ikuti mengatakan bahwa ; manusia hendaknya bila berfikir dan berprilaku dengan menggunakan semua sistem yang terdapat dalam otak diharapkan masuk dalam salah satu dari 3 kategori berikut :

Menggunakan 3 % otaknya untuk berpikir, maka manusia tersebut akan masuk dalam kelompok 1 milyar diatara 2 milyar manusia lainnya.
Menggunakan 4 % otaknya untuk berpikir, maka manusia tersebut akan masuk dalam kelompok 1 Juta diatara 2 milyar manusia lainnya.
Menggunakan 5 % otaknya untuk berpikir, maka manusia tersebut akan masuk dalam kelompok 100 diatara 2 milyar manusia lainnya.

Albert Einstein, sang Ilmuwan Jenius hanya masuk dalam kategori nomor satu .
Lalu kita masuk kategori yang mana?..........

Pepatah lama mengatakan, "
Mulailah apapun yang bisa anda lakukan atau impikan, keberanian mengandung kejeniusan, kekuatan, dan kesaktian."_

"..Orang sukses dan kaya tidaklah selalu genius, mereka juga tidak super pandai, mereka hanya mengetahui sesuatu yang orang lain tidak ketahui. .....mereka tahu apa yang sedang terjadi. Mereka tahu bagaimana untuk melihat adanya suatu peluang dan memanfaatkannya untuk meraih kesuksesan.."_

"Mulailah Sekarang. Cara untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang. Jika memulai sekarang, tahun depan Anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tak akan mengetahui masa depan jika Anda menunggu-nunggu."
(William Feather}

�Berani mencoba dan memulai adalah awal sebuah kesuksesan, tidak berani mencoba dan takut memulai adalah kegagalan yang tiada akhir�

� JADILAH PEMAIN, JANGAN HANYA MENONTON �
Global eBusiness



Sabtu, 16 Mei 2009

PEMENANG INDONESIAN MOVIE AWARD 2009

Perfilman Indonesia yang mulai bangkit pada beberapa tahun terakhir ini membuat ajang penghargaan di bidang film pun semakin beragam. sebagai bentuk apresiasi terhadap karya anak bangsa di dunia film. Salah satunya adalah Indonesian Movie Awards (IMA). Perhelatan Akbar Insan Film Indonesia ini digelar semalam 16 Mei 2009 oleh RCTI dalam bentuk penganugerahan Indonesian Movie Awards 2009 ? inilah salah satu wujud penghargaan buat para pembuat film, artis film dan semua yang terlibat didalamnya.

Acara Indonesian Movie Awards 2009 menampilkan Host Luna Maya, Raffi Ahmad dan juga lelaki terseksi 2009 Ruben Onsu, yang jadi Bintang tamu buat menghibur acara Indonesian Movie Awards 2009 ada Band Peter Pan, Ungu, The Changcuters, dan lain-lain ada juga The Master Season 1 Joe Shandy, dan The Master season 2 Mr. Limbad di tambah artis-artis cantik dan aktor ganteng indonesia sebagai pembaca nominasi. dan ini lah daftar nominasi dan pemenang Indonesian Movie Award 2009. (Mohon Maaf kalau ada yang terlewatkan atau salah ,karena ini hanya merupakan laporan pandangan mata yang sudah rada ngantuk)

PEMERAN UTAMA PRIA TERBAIK IMA 2009
1. Ikranagara ( LASKAR PELANGI )
2. Lukman Sardi ( PENCARIAN TERAKHIR )
3. Nicholas Saputra ( 3 DOA 3 CINTA )
4. Sophan Sophiaan ( LOVE )
5. Winky Wiryawan ( GARA-GARA BOLA )
Pemenangnya adalah : Ikranagara ( LASKAR PELANGI )

PEMERAN UTAMA WANITA TERBAIK IMA 2009
1. Cut Mini ( LASKAR PELANGI )
2. Ladya Cheryl ( FIKSI )
3. Revalina S Temat ( PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN)
4. Richa Novisha ( PENCARIAN TERAKHIR )
5. Widyawati ( LOVE )
Pemenangnya adalah : Cut Mini ( LASKAR PELANGI )

PEMERAN PEMBANTU PRIA TERBAIK IMA 2009
1. Ario Bayu ( LASKAR PELANGI )
2. Joshua Pandelaky ( PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN )
3. Lukman Sardi ( KAWIN KONTRAK LAGI )
4. Rifnu Wikana ( LASKAR PELANGI )
5. Yoga Pratama ( 3 DOA 3 CINTA )
Pemenangnya adalah : Lukman Sardi ( KAWIN KONTRAK LAGI )

PEMERAN PEMBANTU WANITA TERBAIK IMA 2009
1. Asri Pramawaty ( SUAMI-SUAMI TAKUT ISTRI )
2. Kinaryosih ( FIKSI )
3. Nasya Abigail ( PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN )
4. Sarah Sechan ( SI JAGO MERAH )
5. Sigit Wimala ( KALAU CINTA JANGAN CENGENG )
Pemenangnya adalah :Nasya Abigail ( PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN )

PENDATANG BARU PRIA TERBAIK IMA 2009
1. Ferdian ( LASKAR PELANGI )
2. Judika ( SI JAGO MERAH )
3. Ramzi ( DOA YANG MENGANCAM )
4. Veris Yamarno ( LASKAR PELANGI )
5. Zulfani ( LASKAR PELANGI )
Pemenangnya adalah : Zulfani ( LASKAR PELANGI )

PEMERAN UTAMA PRIA TERFAVORIT IMA 2009
1. Ikranagara (LASKAR PELANGI)
2. Lukman Sardi (PENCARIAN TERAKHIR)
3. Nicholas Saputra (3 DOA 3 CINTA)
4. Sophan Sophiaan (LOVE)
5. Winky Wiryawan (GARA-GARA BOLA)
Pemenangnya adalah : Sophan Sophiaan (LOVE)

PEMERAN UTAMA WANITA TERFAVORIT IMA 2009
1. Cut Mini (LASKAR PELANGI)
2. Ladya Cheryl (FIKSI)
3. Revalina S Temat (PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN)
4. Richa Novisha (PENCARIAN TERAKHIR)
5. Widyawati (LOVE)
Pemenangnya adalah : Revalina S Temat (PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN)

PENDATANG BARU PRIA TERFAVORIT IMA 2009
1. Ferdian (LASKAR PELANGI)
2. Judika (SI JAGO MERAH)
3. Ramzi (DOA YANG MENGANCAM)
4. Veris Yamarno (LASKAR PELANGI)
5. Zulfani (LASKAR PELANGI)
Pemenangnya adalah : Judika (SI JAGO MERAH)

NOMINASI PENDATANG BARU WANITA TERFAVORIT
1. Jenny Chang (KARMA)
2. Laura Basuki (GARA-GARA BOLA)
3. Sharon Jessica (CHIKA)
Pemenangnya adalah : Laura Basuki (GARA-GARA BOLA)

SOUNDTRACK TERFAVORIT IMA 2009
1. Ayat-Ayat Cinta ( ROSSA ) - AYAT-AYAT CINTA
2. Laskar Pelangi ( NIDJI ) - LASKAR PELANGI
3. Kesempatan Kedua ( TANGGA ) - LOST IN LOVE
4. Sempurna ( GITA GUTAWA ) - LOVE
5. I Love you Bibeh ( THE CHANGCUTERS ) - THE TARIX JABRIX
Pemenangnya adalah : Laskar Pelangi ( NIDJI )

FILM TERFAVORIT IMA 2009
1. 3 DOA 3 CINTA
2. AYAT-AYAT CINTA
3. FIKSI
4. GARA-GARA BOLA
5. KALAU CINTA JANGAN CENGENG
6. LASKAR PELANGI
7. LOVE
8. PENCARIAN TERAKHIR
9. PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN
Pemenangnya adalah : LASKAR PELANGI

Itulah Daftar nominasi dan Pemenang Indonesian Movie Awards 2009 selamat buat para pemenang !

Kapan yah?... ada Blogger yang bisa masuk nominasi dan sekaligus jadi pemenang. Kalau aku sih dapet Awardnya sering tapi cuman dari temen2 buanyak lagi (Mohon maaf kepada teman-teman pemberi Award yang sampai saat ini belon sempat saya posting)



Jumat, 15 Mei 2009

FENOMENA INGATAN


Ingatan adalah lemari yang berisi khayalan,
Harta karun berupa akal sehat,
Tempat berhimpunnya hati nurani,
Dan dewan penasihat bagi pikiran.
-St. Basil

�Ingatan saya sangat buruk !� Suatu saat, hal seperti ini pernah menimpa dan membuat anda merasa frustrasi, misalnya tiba-tiba saat Anda teringat sesuatu yang penting, tetapi Anda sudah terlambat atau kehilangan momentum. Namun, pernahkah Anda diam sejenak dan benar-benar berpikir, seperti apa kehidupan ini apabila Anda benar-benar memiliki ingatan yang sangat buruk, apabila Anda tidak bisa mengingat apapun kecuali yang terjadi saat ini? Apa yang terjadi apabila Anda tidak bisa mengingat nama, alamat, teman-teman dan keluarga, atau tidak bisa mengingat bagaimana berbicara dengan seseorang, berbelanja, menyiapkan makanan, menulis surat, belajar, bekerja, berpesta atau bermain? Akibat dari ingatan yang sangat buruk akan tidak terbayangkan, dan hidup tanpa ingatan akan benar-benar kacau.

Sebaliknya, mengingat semua hal juga tak kalah mengerikan. Banyak hal yang sebaiknya dilupakan, mulai kejadian-kejadian buruk yang kita harap tidak pernah terjadi dalam kehidupan, sampai hal-hal sepele yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Melupakan daftar belanjaan yang dibuat kemarin atau jadwal perjalanan bulan lalu, atau percakapan yang anda dengar sepintas di ruang makan merupakan hal yang sehat. Terlalu banyak menyimpan aneka macam informasi bisa membuat gila, lagi pula tak ada artinya, tanpa kemampuan untuk melupakan, Anda bagaikan orang yang setiap malam tidak bisa tidur. Anda pasti sepakat!, Kita semua ingin melupakan beberapa hal dan mengingat hal yang lain.

<>Sebenarnya tidak ada yang disebut ingatan yang buruk, kecuali memang ada kerusakan pada otak. Kemungkinan besar ingatan Anda sangat baik dalam beberapa hal tertentu atau mungkin memang lemah dalam hal yang lain. Kelemahan tersebut dapat diperbaiki, berapapun umur anda. Dengan memahami bagaimana ingatan bekerja, Anda dapat memaksimalkan kekuatan ingatan, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas kerja, prestasi sekolah, dan sukses pribadi anda.

Berikut 3 (tiga) hal yang perlu anda cermati :

Bendera Merah bagi Ingatan Anda ; Perhatikan !
Kendati semua orang melupakan sesuatu di waktu-waktu tertentu, jika dua dari gejala serius ini terjadi pada Anda, segeralah berkonsultasi dengan dokter

  • Anda tidak dapat mengingat di mana Anda berada sepuluh menit yang lalu
  • Anda tidak dapat menyebutkan berita media paling hangat minggu ini atau apakah Anda membaca koran kemarin.
  • Anda tidak dapat mengingat siapakah nama Presiden saat ini.
  • Anda mengalami kesulitan menyampaikan gagasan kompleks.
  • Kosa kata Anda tidak sebanyak yang Anda kuasai dahulu.
  • Anda mengalami kesulitan berpakaian sendiri.
  • Anda melupakan janji dan tidak dapat mengingat jadwal Anda.
  • Anda mudah merasa tersinggung dan mudah frustrasi
  • Anda menjadi paranoid atau kehilangan kontrol emosional
  • Keluarga Anda mengkhawatirkan Anda atau Anda menyadari mengalami masalah yang menurunkan kemampuan Anda untuk berfungsi di tempat kerja secara sosial.

Bendera Kuning bagi Ingatan Anda : berhati-hatilah !
Gejala lupa yang tidak terlalu serius, seperti dimana Anda meletakkan kacamata atau kecenderungan untuk mengulangi perkataan Anda sendiri, sering merupakan akibat dari :
  • Diinterupsi
  • Murka
  • Perhatian terganggu
  • Diburu waktu
  • Merasa tertekan
  • Merasa bingung
  • Lelah fisik
  • Lelah mental
  • Pengobatan berlebihan dosis atau efek samping obat tertentu
  • Merasa marah
  • Kurang perhatian
  • Terlalu tegang
  • Ketakutan
  • Terlalu banyak bekerja
  • Di bawah pengaruh narkotika atau alkohol.

Bendera Hijau bagi Ingata Anda : Kurangi resiko !
Untuk meningkatkan ingatan dan mengurangi frekwensi melupakan sesuatu, cobalah beberapa kiat berikut yang di antaranya diciptakan oleh : B.F Skinner, yang memberikan kuliah tentang �Manajemen Intelektual Masa Kini� kepada Asosiasi Psikologi Amerika ketika berusia 78 tahun.
  • Jangan suka menunda ; lakukan sekarang.
  • Berlatihlah mengikuti satu alur pikiran.
  • Organisasikan diri anda.
  • Visualisasikan apa yang ingin Anda ingat.
  • Buat gambaran mental tentang poin referensi utama dan pokok bahasan.
  • Gunakan asosiasi citra dan teknik menghubungkan.
  • Gunakan pendekatan dan petunjuk konteks (misalnya, ingat kembali tahap atau langkah yang Anda lalui).
  • Berhentilah sebentar apabila Anda ingin mengingat sesuatu.
  • Santai dan cukup istirahat.
  • Makanlah makanan yang kaya akan gizi.
  • Mengkonsumsi suplemen penambah daya ingat.
  • Kembangkan keterampilan observasi.
  • Tulis catatan dan gunakan bantuan ingatan eksternal.
  • Lakukan pengulangan pada pikiran Anda.
  • Ciptakan pola (misalnya, selalu mengantungkan kunci di dekat pintu).
  • Cukupkan suplai oksigen ke otak dengan banyak minum air dan berolahraga secara teratur.
  • Sering-seringlah mencari perubahan suasana dan mencari tantangan mental secara reguler.
  • Meminta saran dari orang lain.
  • Mainkanlah permainan yang menekankan pada pemikiran dan ingatan
  • Berlatihlah mengingat.
Lalu bagaimana dengan ingatan Anda ?

Sumber : Otak sejuta Gigabyte (Eric Jensen dan Karen Markowittz)

MEMPERINDAH KEPRIBADIAN WANITA

Kejahatan seks merupakan kendala yang tak pernah berakhir sejak seks terekspose sebagai sesuatu yang menggebrak birahi manusia di marcapada.
Getar seks yang langsung dipancarkan tanpa tedeng aling-aling oleh giurnya tubuh wanita tak ayal lagi bisa menjelmakan khayal yang bukan-bukan di benak para pria alim sekalipun, termasuk saya. Lebih-lebih lagi di benak seorang pria yang berjiwa binal.

Seks, tak ayal lagi, merupakan anugerah Allah yang tiada duanya dalam pengembangan hidup ini. Namun, andailah anugerah seks tersebut tak ditempatkan pada tempatnya yang layak, dalam arti terlampau dihambur-hamburkan melewati batas hukum-hukum Allah sendiri, maka keindahan seks itu tidak sedikit yang membuahkan tindak kejahatan.
Tindak kejahatan sebagai suatu kebrutalan nafsu dalam melampiaskan seks itu sendiri, bahkan kejahatan lain sebagai dampak dari kehausan seks yang tiada batas, sebagai dorongan berkat terlampau terbukanya berbagai ransangan seks dari sosok yang bahenol nerkom.

Atas dasar kenyataan itulah, maka Allah SWT menurunkan ayat yang berhubungan dengan penjagaan diri terhadap gejala kejahatan seks tersebut, dari mulai tata etik dalam mensyukuri nikmatnya berupa anugerah indera mata, saling mengekang nafsu birahi antarjenis (pria-wanita), hingga perintah dibatasinya ransangan-ransangan seks di muka umum yang dalam hal ini menutup ketat aurat kaum wanita terhadap tatapan lawan jenisnya yang bukan muhrim. Sesuai dengan surat An-Nur ayat 31, yang artinya:

Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau Saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

Diturunkan-Nya ayat ini bukanlah semata-mata karena Tuhan tidak berlaku adil terhadap kaum hawa. Justru ayat ini turun disebabkan oleh kemahaadilan Tuhan juga, yang menganugerahkan kelebihan keindahan tubuh bagi makhluk-Nya yang berjenis kelamin perempuan sambil tak lupa memberikan pedoman pemeliharaan dan penjagaan terhadap anugerah keindahan itu agar nilai keindahan yang haqiqiahnya tidak menjadi vulgar.

Tubuh wanita yang secara fisis merangsang pria itu diwajibkan ditutup (dikamuflase) dari bentuknya yang asli sehingga penampilan wanita di muka umum bukan lagi sekadar merupakan �bulan-bulanan pandang� yang murah meriah, melainkan lebih merupakan penampilan yang indah dan agung, yang menyuasanakan kehalusan rasa hormat antarjenis.

Dan andailah suasana jiwa yang halus dan penuh rasa hormat itu bisa dihadirkan oleh setiap wanita yang tampil di muka umum, maka wanita akan menjadi tiang keajegan moral manusia. Para wanita tidak lagi diincar guna menjadi santapan yang murah bagi keangkaramurkaan nafsu birahi pria, tetapi lebih merupakan kehadiran �nilai� yang mengimbangi kekosongan jiwa, yang getar indahnya meresonansi lubuk jiwa yang paling dalam dimana cikal bakal rasa kasih antar jenis pertama kali berakar dan tumbuh.



Rabu, 13 Mei 2009

SBY-Boediono ; Menguji Kesetiaan Koalisi Cikeas.


Nama: Prof. Dr. Boediono
Lahir : Blitar, 25 Februari 1943
Agama: Islam
Pekerjaan:
  • Gubernur Bank Indonesia.
  • Menteri Koordinator Perekonomian Kabinet Indonesia Bersatu (2005-2009)
  • Menteri Keuangan Kabinet Gotong Royong (2001-2004)
  • Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas Kabinet Reformasi Pembangunan (1998-1999)
  • Direktur I Bank Indonesia Urusan Operasi dan Pengendalian Moneter (1997-1998)
  • Direktur III Bank Indonesia Urusan Pengawasan BPR (1996-1997)
  • Dosen Fakultas Ekonomi UGM
Alamat: Jalan Mampang Prapatan XX No.26, Jakarta Selatan.

Sosok Boediono yang santer akan digaet SBY sebagai cawapresnya, rupanya menggoyahkan koalisi Cikeas. Hal ini juga merupakan indikator bagaimana politik dimainkan iramanya sebagai sebuah seni berbagai kemungkinan. Masyarakat yang diposisikan laiknya penonton, belakangan tentu makin sulit mencerna jalan cerita lakon para aktor yang tak lain adalah para elit politik. Cukup berbahaya memang, karena akan semakin memperlihatkan borok mereka di tengah-tengah masyarakat. Kendati merupakan hak penuh SBY, penunjukan Boediono, diam-diam menohok elit parpol peserta koalisi. Siang kemarin, empat partai peserta koalisi Cikeas, PKS, PAN, PKB, dan PPP mempertanyakan keputusan sepihak SBY itu. Pertanyaannya adalah apakah alasan paling rasional mengapa pilihan itu jatuh di luar parpol. Setidaknya jawaban SBY bisa menjadi perisai praktis argumentatif bagi elit kepada konstituennya masing-masing.

Tapi begitulah. Kenyataan politik tidak selalu berjalan lurus dan bebas intrik tingkat tinggi. Perubahan dalam hitungan menit pun bukan sesuatu yang langka, sehingga tebakan sangat mungkin meleset meski secara kasat mata sudah dapat dipastikan hasilnya. Selain soal cawapres dari luar partai, tampaknya para aktivis parpol sangat menyayangkan tidak cairnya komunikasi antara SBY dengan parpol koalisi. Sehingga penunjukan Boediono dinilai kurang nyambung.

Dari kasus ini dipetik dua poin penting, pertama ada ego sektoral parpol yang ingin ditegakkan, menjual kadernya sendiri kendati keputusan sepenuhnya ada pada SBY. Kedua, kurang lancarnya komunikasi politik di pihak SBY sebelum penunjukan Boediono mencuat di permukaan. Padahal, sejatinya sebuah kehendak baik (koalisi) harus tuntas pembicaraannya di awal, agar tidak justru menyendat jalannya platform koalisi di masa mendatang.

Kita berharap, intrik elit parpol segera berakhir dan menemukan jalan keluar. Ini penting, sebab tantangan bangsa ke depan jauh lebih berat ketimbang hanya memikirkan bagaimana memenangkan pertarungan menuju RI-1. Jika koalisi harus tercerai-berai, lakukanlah sekarang sebelum semuanya amburadul. Tapi bila memang sudah bulat, maka jalankan sesuai fatsun politik yang ada. Tidak perlu memainkan sandiwara terlalu lama, sebab toh akan menyeruak juga nantinya kebosanan rakyat. Komitmen itu sangat penting dipegang teguh. Sebab dari komitmenlah, seseorang akan dicitrakan baik atau buruk.

Loyalitas segera mengikutinya tanpa diminta. Demikian pula di ranah politik, komitmen dan loyalitas menjadi modal penting menjalankan misi-misi keumatan dan kerakyatan. Terkait dengan itu, ikrar bersama di parlemen yang digagas Golkar, PDIP,Gerindra, dan Hanura seyogianya menjadi pertaruhan nama baik para elit parpol untuk senantiasa tetap bersama, kecuali bila mereka sudah siap dicap sebagai politisi tidak matang, inkonsisten, atau bahkan pengkhianat. (^^)

Sumber :
http://www.fajar.co.id
http://tokohindonesia.com/ensiklopedi/b/boediono/index.shtml

 
Pulsating Superman Logo Pointer