Tempo hari aku berniat ikut lomba tulisan feature dan esai di dua ajang yang berbeda. Ini bukan lomba blog, tapi dua media Indonesia yang mengadakannya. Karena kurang begitu ngerti apa itu tulisan feature dan esai, jadi aku riset kecil-kecilan gitu. Ternyata tulisan feature dan esai kalo diterapin di blog bakal keren banget. Terutama untuk menggalakkan internet sehat dengan posting yang sehat-sehat.
Tulisan feature itu sendiri kalo dijelasin pake bahasaku, adalah cara orang menulis berita dengan cara mengisahkan. Biar beritanya awet mau dibaca kapan pun plus bikin tulisan makin hidup.
Sedangkan esai itu menuliskan pendapat tentang suatu masalah tapi juga harus bertanggung jawab akan solusi dari masalah yang dibahas. Gag harus kita yang ngasi solusi, memancing pembaca biar mau nyari solusinya juga bisa.
Tips menulis tulisan feature yang bisa diterapin di blog antara lain:
Jangan memberitahu, tapi menceritakan. Kalian harus paham beda keduanya.
Judul yang menggoda, paragraf pertama yang kuat, akhir berupa klimaks, fokus dengan topik
Kamu yang ngendaliin mood. Bukan sebaliknya, Tetap nulis meski gag mood, pas mood kamu tinggal percantik aja draftmu.
Tulisanmu adalah untuk pembaca, jadi jangan ngasi info yg setengah-setengah. Tulisan juga harus menyangkit ketertarikan pembaca.
Ganti kata sifat dengan kata kerja. Kata pasif dengan kata aktif.
Jangan mikir pas nulis. Biarkan semua pikiran tertuang. Kalo udah the end baru edit.
Mungkin masih ada yang bertanya-tanya, Nah jadilah pembaca yang aktif. Kalian boleh bertanya via twitterku, bisa juga berinisiatif nyari tau lebih dalem ke google. Kalo ada yang ngerasa gag sreg dengan ini semua, silahkan utarakan pendapatmu di kotak komentar ya..:)
Sayangnya aku gag jadi ikut kedua lomba. Pertama karena gag sempet nyari bahan. Kedua, terkendala alat. Mungkin di kesempatan lain.
Oia kenapa separonyolong gag bisa kebuka dari chrome? Karena aku memasang widget http://republic.designerlistic.net/. Setelah ku hapus, semua jadi kembali normal. Jadi hati-hatilah memasang widget apapun.
Liburan lebaran sebenernya udah mulai dari kemaren. Bahkan ada yang liburan dari dua hari yang lalu. Semoga aja liburan ini gag cuma status. Katanya libur, eh tetep aja gag bisa istrirahat. Itu semua tergantung gimana cara kita mengisi liburan itu.
Cara Svkrawan Madi (ini aku) menikmati liburan adalah melakukan kegiatan lain yang gag libur. Mumpung kampus libur, jadi aku manfaatin kesempatan ini buat ngelakuin hal yang gag bisa kulakuin kalo kuliah. Misalnya ngurus pindahan ke rusunawa, nyari bahan kuliah dan tugas dari pagi, ama berkumpul dengan keluarga di kampung.
Tapi emang bener kayaknya kalo liburan itu cuma gosip. Soalnya masalah gag pernah libur. Efek dari banyak masalah yang nonstop: 1. Bakal tidur nyenyak kalo masalah beres, tapi kalo gag beres-beres kita bakal insomnia. 2. Kita jadi fokus ke suatu pekerjaan agar segera selesai, biar gag ditumpuk ama kerjaan yang bawa masalah yang berbeda.
Banyaknya masalah juga membuat aku belajar dalam menikmati liburan ini. Salah satunya adalah belajar berfilosofi.
Filosofi pertama: Hidup saling menghormati. Aku MENGHOR, kamu MATI. Arti 'menghor' gag penting, yang penting kamu MATI. :p
Filosofi kedua: Diam itu Emas. Diam-diam kamu mirip mas-mas. :D
Filosofi ketiga; Banyak cowok berperan jadi kepala, kepala keluarga, kepala organisasi, kepala pemerintahan, tapi cewek adalah leher. Leher yang ngegerakin kepala mau kemana.
Tapi semua kan baru filosofi, sekarang kembali ke pribadi masing-masing.
Liburan kali ini aku juga belajar ngasi komentar yang bener. Udah banyak yang menghimbau gimana etika dalam ngasi komentar. Agar tidak terjadi peribahasa: gara-gara komentar satu rusak kalimat sepostingan. Juga agar tidak terkesan kita adalah fast reader bagi yang punya blog. Karena yang fast itu jelek banget. Kayak fast food, fast reader, bahkan pertamina fasti fast juga belum tentu baik.
Karenaaku juga pernah di SPAM sehingga separonyolong kena sandbox google ampe beberapa hari. Atau saat posting tentang SMP ada yang ngaku bernama rudi, tanpa menyertakan link di namanya, mengatakan kalo aku bohong tentang keyword SMP dipenuhi situs porno sehingga membuat yang komentar lain terpancing emosi kepadanya. Mungkin komentarnya masih bisa diliat dengan nge-klik kata SMP tadi.
Sedikit bagi-bagi trik nih nih buat yang mau berkomentar biar fast reader-nya dapet tapi juga gag nyakitin si Empu Blog:
Komentar yang panjang. Meski gag nyambung, tapi kalo udah panjang, setidaknya itu ngundang simpati. Asal jangan terlalo ngaco dan nyepam kayak naro link di komentar.
Ambil topik di tengah postingan. Ngomenin bagian depan atau di akhir postinganlah yang bikin kamu terkesan fast reader. Jadi langsung baca tengah-tengah aja. Dengan baca dari tengah kita juga biasanya tertarik buat tau apa sih masalah sebelumnya dan gimana akhir dari postingan ini sehingga kita jadi ngebaca semua isi postingan.
Ngelucu. Sekali lagi, meski komen kamu gag nyambung tapi kamu bisa bikin orang lain bahagia karena komentarmu, itu gag apa-apa. Ini lebih manjur daripada semangat atau saran basi yang ditujukan kepada orang yang bilang kalo dia sedih di tulisannya.
Pastikan diri. Pastikan diri kamu siap gag ngasi komentar dengan baik. Komentar yang gag cuma bilang 'nais inpoh gan'.
Doa. Doa sebelum dan sesudah ngasi komentar (rajin amat yak?). Pokoknya inget aja berdoa, kapan aja, Tuhan kan fleksibel. Mohon agar komentarmu disambut positif.
Segitu deh dulu, aku mau liburan (baca: kerja) lagi nih.
Beberapa hari lalu gag iseng-iseng temen pacar ngisi teka-teki silang di koran terbitan hari Minggu. Keasikan ngisi, ternyata teka-teki silang udah hampir penuh. Kini masalahnya gimana cara ngisi kotak-kotak teka teki silang yang masih kosong. Sampai akhirnya kita ketemu kunci jawaban teka-teki silang itu, yang kita akhirnya tau juga, itu adalah kunci jawaban semua teka-teki silang!
Apakah itu? Jawabanya adalah:
Setiap pertanyaan yang dicari jawabannya di google semua mengarahnya ke YAHOO!ANSWERS. Dan ternyata, udah banyak yang nanya ke YAHOO!ANSWERS juga. Mereka adalah para pemburu hadiah juga, ato tukang iseng-iseng berhadiah kayak aku.
Dengan kunci jawaban udah di tangan, rencananya aku akan ikut tiap minggu. Maunya ngirim pake jasa pengiriman barang biar nyampe paling dulu, eh bayarnya mahal, jadi pake pos aja meski nyampenya agak lama. Mau ngisi Teka Teki Silang ya. 5 menurun, 8 kotak, blog apa yang paling ancur: S-E-P-A-N-Y-O-L.(lho?)
gambar yang telah nangkring di pojok separonyolong selama 3 bulanan. Memasang banner sebagai prasyarat kontes / lomba menulis di blog yang diadain pers kampusku. Aku juara 3 men! Akhirnya punya piagam juara juga. Sebelum-sebelumnya palingan cuma piagam panitia lomba makan krupuk ato sertifikat kursus komputer pas aku SD. Ini dia piagam juaranya:
Jangan tanya kenapa aku juara! Ini hanya masalah antara aku dan panitia (padahal gag ada ape-ape).
Sedikit berbagi cerita aja buat temen-temen. Sebelum prestasiku yang gag seberapa ini, aku telah banyak banget ngerasain kegagalan. Bahkan dicap sebagai peserta teraneh. Ampe sekarang aku masih sering ngalamin kegagalan.
Menurutksalah satu cara agar menang kontes / lomba menulis adalah rajin dan ulet. Rajin dan ulet mencari seluk beluk tim juri atau penilai. Gigihlah mengeruk segala info tentang poin apa yang harus kita miliki agar kita dapet nilai tinggi dari para juri. Aku pernah bikin artikel slenge, padahal jurinya bertipe serius dan kaku. Pas tim penilainya suka ide kreatif, gres, dan fresh, aku malah posting yang serius dan kaku.
Khusus kontes / lomba menulis di blog, kamu bisa baca postingan-postingan yang pernah dibuat oleh tim juri. Siapa tau dipostingannya, sang juri pernah bilang dia suka tulisan yang kayak gimana? Seperti postingannya kah? Kalo iya, teliti betul bagaimana caranya dia menulis.
Jangan pantang mundur untuk memahami kriteria juri. Ini lebih efektif (kurasa).
Layaknya sebuah pukulan, bukanlah berapa banyak kamu memukul atau seberapa keras pukulanmu, yang terpenting adalah, tepat sasaran. Kalo bisa menggabungkan semuanya juga, alangkah baiknya.
Postingan ini terinspirasi dari cerita seseorang yang batal masuk kepanitiaan karena jumlah panitia udah penuh. Dan kawan, ini bukanlah berarti kiamat.
Beberapa penyebab gagal masuk misalnya emang telat dapet info jadinya telat daftar. Atau ada nepotisme di dalam struktur panitia. Jadi teman dekat dulu dimasukkan, sisanya baru nyari dari luar.
Aku sih jarang gagal masuk. Nolak tawaran baru pernah. Bukan sombong, tapi aku dulu emang overaktif nyari pengumuman tentang open recruitmen kepanitiaan. Kalo pun kita gag kebagian jatah tempat dalam kepanitiaan, itu bukanlah harga mati. Banyak kegiatan lain yang mendatangkan manfaat sama besar, bahkan lebih dari sekadar ikut kepanitiaan.
Misalnya gabung di EO yang lagi bikin kegiatan di luar kampus. Bikin konser musik misalnya. Disini kamu bakal dihadapkan dengan persoalan-persoalan yang sesungguhnya. Masalah konkrit yang emang bakal kita temui di dunia kerja nanti. Refleksi dari dunia nyata. Kita jadi bisa praktek dan mengaplikasikan kemampuan diri serta belajar ilmu organisasi. Bagaimana memupuk leadership dalam sebuah team work.
Income yang kamu dapet lebih banyak daripada sekadar ikut panitia. Baik berupa materi, pengalaman, pngetahuan, wawasan, dan link yang efektif banget alo kamu mau nyari kerja nanti.
Solusi kedua kalo kamu gag masuk panitia yaitu ikut seminar. Coba lebih aktif baca mading kampus, search di internet, atau rajin nanya tentang berita seminar yang bakal ada. Syukur-syukur kamu dapet seminar yang gratis. Kalo kepanitiaan minimal kamu harus kerja 2 mingguan, dalam mengikuti seminar atau pelatihan waktu yang kamu habiskan bisa lebih singkat. Dan sisa waktunya kamu bisa pake kegiatan yang lain, ikut seminar yang lain lagi misalnya. Manfaat yang kamu dapet gag lebih jelek kok daripada ikut kepanitiaan.
Terakhir yang bisa aku saranin adalah ikut lomba karya ilmiah. Sebagai orang akademik gag cuma harus pinter ngomong, tapi juga praktek. Dengan ikut lomba kita juga jadi ada target jelas apa yang bakal kita raih. Bahkan pengalaman dalam pengerjaan karya ilmiah ini, bisa kamu pakai dalam melamar kerja nanti.
Misalnya kamu seorang sains bikin karya ilmiah yang mengharuskan kamu melakukan penelitian. Saat melamar kerja kalo kamu ditanyain berapa lama pengalaman kamu praktek di lab, kamu bisa nyeritain pengalaman kamu saat penelitian tersebut. Kalo seelah lulus nanti kita hanya ngandelin pengalaman pas penelitian bikin skripsi itu gag lah cukup. Mulailah dari sekarang membantu senior penelitian ato ato ikut proyek dosen. Jangan takut mencoba.
Jadi, gagal masuk panitia bukan lagi mimpi buruk. Kalo kita mau berpikir positif lagi, banyak banget jalan alternatif lain untuk jadi solusi dari masalah ini. Kepanitiaan di kampus gag akan habis kan? Kamu juga jadi punya waktu ngerjain yang lain. Lebih memperhatikan diri kamu. Nyari kerja sampingan.
Atau kalo yang baca postingan ini punya usul lain, mari berbagi disini.
Beberapa hari yang lalu aku diwawancarai via email oleh mahasiswa UI bidang TI yang lagi bikin skripsi. Temanya tentang personal branding dengan sampel blog Padepokan Budi Rahardjo. Aku dipilih karena emang rutin baca blog pak dosen ITB itu. Asik sih.
Tentang personal branding atau mencitrakan diri, kali ini aku mau sharing pengalaman sedikit. Ini tentang media lain buat promosi diri selain yang sudah kita tahu. Namanya Scribd.
Ini cocok banget buat temen-temen pelajar biar tugasnya kalo udah dinilai dan dibagiin lagi gag kebuang semua. Ato yang sering nulis-nulis, dan presentasi. Karena di Scribd kamu bisa upload semua data kamu dalam bentuk pdf, word, atau power point. Jadi bahan yang gag bisa ato terlalu panjang dimuat di blog, upload kesini aja.
Rangking alexa Scribd langsing banget. Selalu muncul di urutan awal mesin pencari. Aku sering ngalamin, upload laporan praktikum atau tugas presentasi kampusku, besoknya udah 1000an pendownload. Jadi aku sisipin deh biodataku dan alamat blog disana.
Karena kadang blog bisa lebih terkenal karena citra yang punya. Misalnya Raditya Dika, Ndoro Kakung, Dea Lestari, atau para artis. Apalagi kalo data kita disenengi ama yang ngedonlod, mereka jadi seneng ama kita, blog kita akan kecipratan populer.
Kalo mau nyoba, langsung aja ke situsnya di Scribd.com. Cara loginnya juga gampang. Sama kayak login di tempat lain. Dan gag pake ribet.
*) gambar scribd dicolong dari Hardware and Software Computer.
Kemarin orang yang kuceritakan pada postingan saling sindir di facebook ngirim twit. Dia nanya kenapa aku gag ngelabrak langsung oknum yang saling sindir? Kenapa aku ikut nyindir sama kayak mereka?
Aku gag nenggepin serius orang itu. Gag mau terlibat perdebatan ama orang kayak gitu. Aku bilang ke dia, untuk apa ngelabrak orang yang gag nyindir kita. Aku hanya terusik aja dengan tingkah lakunya. Dan kalo tindakanku dianggap nyindir, ya itu hak mereka berpikir kayak apa. Lucunya, tindakanku yang cuek ini dibilang kayak banci. Emang orang itu pengen mancing emosiku, sayangnya gag mempan.
Untuk mengatasi teman pengganggu di Fb aku memanfaatkan aplikasi hide yang udah disediain ama facebook. Dengan aplikasi ini kita gag akan ngeliat dia lagi di home tanpa harus me-remove dia.
Masa hanya karena satu orang kita harus tutup akun? Delete orang itu juga belum perlu karena sindirannya kan bukan untuk kita. Jadi aplikasi hide ini kurasa cukup.
Nah cara menggunakan aplikasi ini, buka akun kamu (kalo ada yang gag bisa buka akunnya sendiri, komen di kotak komentar ya). Cari kata sembunyikan di sebelah nama orang yang akan kamu sembunyikan langsung dari home kamu (kali ini facebooknya pake format bahasa Indonesia).
Tekan tulisan hide agar muncul tampilan di bawah ini->
Tekan lagi kata sembunyikan dan selesai. Apapun yang dia perbuat dengan orang lain gag akan keliatan lagi di home kamu. Kecuali dia ngirim sesuatu ke dinding kamu, komen ke status mu, dan dia menjadi berita populer baru kamu akan ngeliatnya.
Tapi semasih kamu gag ada masalah dengan dia, ini bukanlah hal yang berat bukan? Sayangnya aplikasi ini gag bisa dilakuin di hape.
Btw, yang mau memperat silaturahmi denganku bisa follow twitterku di @SuqroGaring. Ntar konfirmasi aja biar aku follow balik.
Malem kemarin, buru-buru ke warung saking lapernya. Makan dengan lahap. Pas mau bayar baru sadar, aku kan udah masak nasi di kos, seharusnya aku beli lauk aja. Ah anggep aja ini rejekinya si dagang nasi.
Paginya mau berangkat ke kampus ban motor kempes. Cumi!! Susah payah menuju tukang tambal ban dengan ban bergoyang. Sampai disana setelah diperiksa, eh! gag ada yang kempes. Kayaknya cici balas dendam soalnya udah lama gag ku cuci. Badannya udah kotor gitu.
Sampai di kampus, baru mau buka materi yang diujikan sekarang, gila! materinya buanyak banget!! Keasikan bikin tugas kemarin gag nyadar kalo ujian kali ini materinya segambreng! Gimana bisa ngapalain semuanya sekarang?
Cewek temen sekelasku, yang emang terkenal jago ngapal, komat-kamit kayak baca mantra. Ngucapin semua isi buku itu. Diskusi ama temen yang lain. Makin bikin aku yang gag ada persiapan sama sekali ini grogi! Ya tuhan, semoga hanya dengan memahami konsep, aku bisa menyelesaikan ujian ini..
Dosen pun dateng. Dia masuk kelas, jantung berdebar. Lembar jawaban dibagiin, keringet dingin mancur. Soal dibagiin, epilepsi.
Namun untungnya, soalnya gag ada hapalan semua! THX GOD!! Gag rugi aku memahami konsep kalo soalnya pake logika kayak gini. Makan tu buat yang sok pinter ngapal!
Untuk alat kompres tanpa airnya, sebenernya gampang banget. Kuncinya adalah laptop. Kenapa laptop? Ya karena alat ini baru dikembangin menggunakan laptop.
Jadi caranya, *jeng! jeng!*
Kamu idupin laptopmu. Gunakan sampai dua jam. Abis itu kamu rebahan. Nah kalo semua udah kamu lakuin, kamu tinggal berdoa aja semoga ada alat gitu turun dari langit ato kamu serching di google. Hehe.
Gag kok. Kalo udah rebahan, kamu cantolin deh adaptor laptop kamu ke kepala dan rasakan panasnya. :D
Praktekan alat ini dirumah dengan pengawasan yang ketat ya. Harus didampingi staf ahli terkait, jauhi dari air, pastikan gag ada celah di adaptormu, dan kalo kamu kesetrum, resiko ditanggung sendiri.
Karena menggunakan alat ini bisa menyebabkan kulit wajah melepuh, jidat kesetrum, dan adaptor rusak. Waspadalah.
Gara - gara ketiduran nahan sakit di dahi dan daerah alis, aku jadi telat bikin PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) bareng kelompokku. Udah telat, sakit gag sembuh lagi. Aku jadi bingung, apa sebenarnya penyebab sakit ini. Mari bareng saya berpikir menggunakan dengkul jenius anda.
1. Rilisnya pilm Mencolek Menculik Omas Miyabi.
Sumpah saya degdegan abiz. Gag nahan! Untung aku bukan sutradaranya ato lawan mainnya, waduh! gag khu khu,, Ngetik namanya aja bisa bikin tiba-tiba celana jadi sempit.:p
2. Dikasi minum yang salah ama kasir KFCJIMBARANKAMPRET!
Aku mesen pepsi yang ukuran small (dalam rangka ngirit), yah dia kasi yang medium, raiblah uangku 3rb perak! Aku juga bodoh gag protes.
3. Krisis Air.
Gag sengaja nonton tipi, ada berita kalo di Jakarta lagi susah dapet aer bersih.
Wahai sodaraku, sadarlah engaku kalau ancaman krisi air semakin dekat melanda kita..
Bayangin aja ngerinya bencana ini, kamu mau pas cebok gag ada air? Masa pake rumput? Siap-siap aja Indonesia kena ambeyen massal. Ambil tindakan segera dengan cara..Buruan pergunakan air sekarang juga sebelum kehabisan! (lho?)
4. Berita di tipi berlanjut tentang Sop Gajah. Aku lupa kenapa dinamain gitu dan ini dapet dimana, saking kagetnya! Yang pasti ini masih di Indonesia, bahan dasarnya bukan gajah, dan ini beneran sop. Sumpah!
Segitu hipotesaku (istilah ajaib yang keluar dari dengkul cerdasku hari ini) tentang penyebab sakit. Dan masalah apa obatnya, solusi tebaik adalah tegaskan diri ini untuk melawan sakitnya. Jangan dimanjain. Entar juga ilang sendiri. (jika kamu melakukan tips ini, resiko ditanggung sendiri ya..,hehe)
Udah ya, aku mau ngeprint soal dulu terus berangkat ngajar. Bye..
Perasaan kecewa datang saat gag bisa ngebantu temen yang saudaranya membutuhkan darah. Karenan tensi saya tidak cukup ketika di periksa ama buk dokter. Padahal udah ditunggu dari pagi ama temen saya. Jadi gag enak. Akhirnya ku putuskan untuk menaikkan tensi meski hanya dalam satu malam!
Saya bertekad, tidak akan terlalu banyak beraktivitas hari itu. Tidur cepet dan berkualitas, makan cukup, dan jangan minum obat penambah darah sebelum tidur.
Paginya badan lumayan segar. Cukuplah untuk donor. Segera mandi dan langsung bergegas ke rumah sakit Sanglah di bagian unit transfusi darah (UTD).
Sampai disana jam setengah 9 pagi. Ternyata mereka baru buka jam sembilan. Duduk sebentar di sofanya yang gag begitu nyaman, aku langsung dipanggil oleh resepsionis UTD-nya. Katanya mumpung orang yang bertugas di bagian donor darah udah dateng, jadi langsung aja donor biar gag nunggu lagi.
Ok, i'm ready.
Sampai disana, aku ditanya-tanya dulu tentang apakah sudah makan? Apakah tidurku cukup? Semua itu hanya memastikan bahwa aku gag akan pingsan setelah donor karena kondisi gag fit.
Dengan memberi jawaban seperlunya kini akupun sudah berada di kasur untuk diambil darahnya. Buset! Ternyata yang ngambil darahku adalah perawat yang lagi magang. Dia gag lihai gitu nyuntikin jarumnya. Terasa banget! Pake acara digoyang-goyang lagi.
Acara sedot darah ini jadi terasa lama. Pengen rasanya cepet-cepet beranjak dari sini. Serasa jadi kelinci percobaan.
Fiuh, acara donor pun usai. Emang gag seenak kalo donor di event-event tertentu. Musti ngobatin luka sendiri. Bahkan gag dikasi obat penambah darah bila donor langsung ke RS. Atau mereka lupa ngasi?
Kini aku berada di kantin UTD. Tangan masih terasa sakit.
Dapet telor dan kopi gratis. kalo donor di luar kamu bisa dapet lebih. ada bubur kacang ijonya. Dan minumnya pun bisa milih.
Kebiasaan saya donor ini gag gara-gara Jusuf Kalla dipilih sebagai ketua PMI Indonesia (tradisi PMI yaitu menunjuk orang penting sebagai ketuanya agar bisa membantu mereka dari segi dana dan ijin operasional).
Semu ini berawal sejak saya baru masuk bangku kuliah. Saat itu saya ikut UKM KSR-PMI (Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Suka Rela-PMI). Disana saya tahu betapa pentingnya donor darah.
Kalo cewek mungkin punya siklus haid tiap beberapa waktu. Nah, kalo cowok, bayangkan aja darah yang ada di dalam tubuhnya yang gag pernah terganti semenjak dia lahir. Jadi donor darah itu bisa sebagai media cuci darah. Darah yang diambil akan digantikan darah segar yang lebih sehat.
Secara gag langsung kita juga telah menolong orang lain dengan darah itu. Darah yang diambil gag banyak-banyak kok. Hanya beberapa cc aja. Buktinya saya masih bisa nge-blog meski udah delapan kali donor.
Melalui donor kita juga bisa ngecek kesehatan gratis. Tenang, bila kamu punya penyakit, kerahasiaan penyakitmu sangat terjaga. Mereka hanya akan membicarakannya dengan kamu aja. Itu pun saat kamu dirasa siap mendengarkan kabar itu. Jadi privasi kamu gag akan terusik.
Satu lagi, tiap beberapa kali kamu donor, kamu bakal dapet penghargaan dari pemerintah. Kalo sampai 100 kali donor, kamu bakal diundang ke istana negara untuk bertemu presiden dan dikasi penghargaan langsung dari beliau.
Donor itu sebaiknya dilakukan minimal tiap 3 bulan sekali. Jangan kurang dari itu karena darahmu belum siap betul buat dimasukkan ke tubuh orang lain. Besar kemungkinan darahmu akan ditolak oleh antibodi si penerima darah.
Tapi saya harap sih alasan utama donor adalah tetap pada keikhlasan menolong sesama. Untuk faktor lainnya anggap aja bonus.
Bagaimana, tertarik buat donor? Atau kamu udah jadi pendonor tetap?
Laporan awal beres. Ku kerjakan pagi tadi di kampung.
Makasi buat sepupuku, Komang Bagong, gara-gara dia kepupungan(bahasa bali dari berbicara dan bergerak saat tidur seakan udah bangun tapi sebenarnyabelum,hehe) dengan menendang-nendang kasur yang membuat aku terbangun. Begitulah kebiasaannya, kepupungan tiap hari dengan berbicara dan bergerak lebih aktif plus lebih keras daripada saat dia sadar. Bayangin aja kalo dia nikah nanti. Semoga istrinya betah.
Kini, persiapan untuk ujian besok pun udah lumayan cukup. Soal-soaltahun lalu udah terjawab semua. Makasi banget buat wen atas soal-soalnya. Besok aku bookingin tempat duduk deh.
By the way, ternyata banyak cara uji karakter diri. Tesr psikologi kalo orang pinter bilang. Salah satunya lewat SMS.
Jadi begini, kirim SMS ke temen berisi beberapa sifat-sifat terserah mau apa saja dan minta dia ngasi tanda silang di sifat-sifat yang dia rasa adalah sifatmu. Gag penting emang tapi temen-temen bakal ngasi jawaban yang lucu banget. Seru deh pokoknya. Ini juga bisa diterapin di situs jejaring sosial.
Cobalah, baru percaya.
-oOo-
Tadi sore saat latihan bola bareng temen-temen jurusan, ada pertandingan persahabatan antara klub warnet dan klub local. Kampungan banget maennya klub lokal itu. Bukannya nyari bola tapi malah nyari fisik. Emang sih kalo di laga resmi bisa lebih keras dari itu. Tapi yang ini kerasnya menjerumus ke kasar. Tim warnet yang dominan warga pendatang gag berani ngelawan tim kampung yang kebanyakan warga local situ. Wasit pun gag bisa berbuat banyak. Daripada dihadang oleh warga dipintu keluar, mending cari aman.
Ada juga yang membela tim kampung. Katanya ini ganjaran buat tim warnet karena mereka kalau main juga sering main kasar ke lawan-lawan mereka dulu.
Tapi sudahlah. Mau sekampungan apapun mereka main, yang penting di FIFA World Cup entar semua tetap sportif. Bravo Indonesia!
Ada yang tahu belum kalau hari ini Hari Bank Internasional? Biar sedikit kelihatan akademis, saya mau menjelaskan sedikit kalau asal mula dikenalnya kegiatan perbankan adalah pada zaman kerajaan tempo dulu di daratan Eropa. Kemudian usaha perbankan ini berkembang ke Asia Barat oleh para pedagang. Perkembangan perbankan di Asia, Afrika dan Amerika]] dibawa oleh bangsa Eropa pada saat melakukan penjajahan ke negara jajahannya baik di Asia, Afrika maupun benua Amerika. Bila ditelusuri, sejarah dikenalnya perbankan dimulai dari jasa penukaran uang. Sehingga dalam sejarah perbankan, arti bank dikenal sebagai meja tempat penukaran uang(wikipedia.).
Nah, mumpung kita ngomongin soal nabung menabung, kali ini ijinkan saya ngomongin beberapa hal tentang kegiatan menabung rutin kita tiap pagi di kamar kecil. Apalagi kalau bukan, boker!
Saat kamu pengen boker atau pup atau B-OL atau BAB atau apapun istilah lainnya, paling bahaya kalau pas lagi laper banget. Saking lapernya BAB itu bisa aja jadi pengganjal perut sementara. Saat kondisi mendesak apapun bisa aja dilakukan kan? *kalau saya sih gag*.
Kalo lagi sakit. Sakit apapun itu, pasti gag enak dipake boker. Contohnya adalah encok dan pegel linu. Jagalah kondisi tulang jangan sampai terkena di bagian pundak ke bawah. Karena kalau boker jadi susah jongkok (bagi yang masih make kloset jongkok). Terpaksa menggunakan posisi setengah jongkok kayak pemain bola saat berpose sebelum kick-off. Terjadilah kegilaan di dalam WC! Saat wasir atau ambeien juga sama. Kebayang kan perih luar biasa yang akan terjadi? Aw!
Bagi yang punya kelainan pengendalian syaraf anus, jangan pernah sekali-kali mencoba jongkok saat menjelang detik-detik dimulainya hal penting dalam hidup kayak mau tampil pentas misalnya. Bila berojol, akan repot sendiri nantinya. Belum lagi atribut dan property yang dikenakan dan digunakan saat itu banyak dan beribet, akan memakan waktu lama untuk melanjutkan brojol dan membersihkannya. Akhirnya tampil pentas pun jadi telat, bahkan hancur.
Bila saat sakit perut, kamu gag bisa nahan lama-lama atau memang gag kuat, usahakan tiap pagi sebelum mengawali hari-harimu kamu jongkok dulu dalam kamar madi. Sakit- gag sakit pun. Kalau keluar syukur, kalo gag ya berartikamu belum mujur. Karena pengalaman saya saat SD, pernah berojol di celana karena emang masih belum bisa boker sendiri. Gag berani berdiri seharian. Diem aja di kelas. Saat ada teman yang mendekati dan bertanya kok celana saya basah, dengan lugunya saya menjawab,�itu keringat�. Dia dengan tak kalah lugunya juga percaya dengan omongan saya. Saat pulang lebih ngeri lagi, dengan sekuat tenaga saya berusaha mengetatkan celana biar �itu� gag jatoh, tapi apa daya, pertahan saya bobol. Singga ampe SMA, ritual ke WC tiap pagi musti dilakukan. Kalau gag sakit perut dari awal, bisa sejam di dalam. Kalo emang sakit, gag ampe 15 menit. Hehe
Periksa WC dimanapun kamu berada. Nyaman gag dipake boker. Bersih gag? Mampet gag? Apakah ada tisu (buat WC duduk), ada gayung dan air (buat WC jongkok), dan air mengalir serta tempat naro barang? Sabun juga periksa keberadaannya. Cek juga tarif sewa kamar kecilnya karena ada juga yang memanfaatkan kesempatan dalam kebeletan. Periksa juga apa yang dipakai saat itu. Rok atau celana. Biar bisa kita memikirkan gerakan efektif yang bisa dilakukan. Siapa tahu kamu lagi make celana bolong, jadi gag usah ngelepasnya. Cukup via bolong itu aja. . Pastikan juga gag ada barang tajam di celana karena itu akan sangat berbahaya bagi bokong kebanggaanmu. Jangan membawa senapan api! Kalau itu meledak bisa membahayakan kamu dan orang lain. :-)
Jangan boker sembarangan. Misal, kalo di rel kereta api bisa kelindes. Di jalan raya juga gitu. Pas renang, kasian bagi yang lagi nyilem mau ke permukaan dia malah nyundul eOk-mu. Di semak-semak juga, kita gag tahu disana ada apa? Semak beracunkah atau hewan berbahaya. Di keramaian juga jangan. Kalau mau eksis ya jangan lebay please..
Jadi, selamet merayakan Hari menabung Bank Internasional bagi yang merayakan. Moga suku bunga tabungan makin tinggi dan bunga pinjaman makin rendah. Amin.
Bila kamu adalah seorang pemimpin,sangat biasa bila dituntut menjadi sosok yang sesempurna mungkin. Bila kamu melakukan kesalahan sedikit saja maka akan banyak orang yang marah. Apalagi kalo kamu adalah pemimpin yang rupawan, punya banyak kelebihan sehingga banyak lawan jenis suka kepadamu. Suatu hari diberitakan kamu telah punya pasangan hidup yang bukan salah satu dari mereka, kemarahan mereka akan menjadi-jadi. Parahnya, sahabat mereka(orang-orang yang benci ama kamu) sok simpati ke mereka dan benci juga ke kamu (marahnya gag tanggung-tanggung, bisa lebih dari sahabat mereka). Akhirnya terbentuklah persatuan ANTI KAMU.
ANTI KAMU gag dilatar belakangi itu aja. Seandainya kamu sosok pemimpin yang kreatif, suka seru-seruan dan pada suatu saat kamu iseng nge-tag foto lucu ke temen-temenmu di facebook. Awalnya sih pengen bikin yang beda aja tapi ternyata pendapat yang lain gag sama kayak gitu. Hebohnya, pacar temenmu gag terima pacarnya di tag, berantemlah mereka dan buntutnya temen-temenmu marah ke kamu karena gara-gara tindakan usilmu mereka jadi berantem ama pacar masing-masing dan kamu di-remove jadi temen di FB!
Semua itu bisa saja terjadi. Biasanya saat kamu ngalamin hal itu,hati besar dan kecilmu akan berkata. Hati besar yang berkata duluan. Suaranya sangat keras. Berwujud menyerupaimu, muncul di samping kananmu dengan asap hitam. Suaranya bengis, sadis, sinis, najis, kayak iblis, bencis(tahu maksud kata ini?). Dia akan menyuruhmu melakukan tindakan yang yang tidak mematuhi perintahnya-Nya. Yang tidak mempedulikan efeknya dikemudian hari. Tak peduli perasaan orang lain. Merayumu untuk melakukan kekerasan, jalan hitam, maupun jalan pintas yang lain. Yang penting hasratmu terlampiaskan.
Sedangkan hati kecilmu muncul dengan beribu burung dara putih tulus di sebelah kirimu. Wujudnya pun sama denganmu tak ada beda. Bersuara sangat pelan, sekedar berbisik yang hampir tak terdengar. Dengan sabar dia hanya mendesah (jangan berpikir jorok!), berujar agar kamu coba bertanya pada orang yang benci ke kamu tentang apa yang sebenarnya terjadi. Tahu dari orangnya langsung lebih baik daripada hanya mendengar omongan orang. Bicarakan baik-baik dan cari jalan tengahnya. Namun bila gag ada benang merah pun, hati kecil akan tersenyum dengan hati lapang menenangkanmu dan mengajakmu untuk diam. Semua akan indah pada waktunya bila kamu terus berserah pada-Nya. Ironisnya, suara hati kecil ini sering terabaikan karena memang sangat susah menurutinya saat hati panas terbakar emosi. Padahal bila kamu mematuhinya, alangkah damainya duniamu.
Sekarang tinggal kamu sebagai seorang pemimpin, mau memilih mendengar yang mana sesuai bijakmu aja.
Mungkin semua ini gag sesungguhnya terjadi. Istilah-istilah yang terpakai disini juga gag sepenuhnya ada. Saya hanya mencoba mengambil falsafah yang bisa merefleksikan dengan realita yang ada aja. Semoga berkenan di hati kamu yang baca.
�Pemimpin yang bijak idealnya mampu mengambil keputusan yang mampu menyentuh semua kepentingan rakyatnya. Namun realitanya gag bisa seperti itu. Hanya mampu 80 persen saja. Sehingga sekarang diperlukan kebijaksanaan rakyatnya untuk menerima semua itu.�
Yahuuu�! kuliah minggu ini selesai juga. Maret pun akan digantikan April. Hampir sebulan ini saya disibukkan dengan masalah pencernaan perut. Diakhiri oleh pertemuan dengan banyak orang.Ujian yang merintang bisa terlewati juga. Fiuh!
Pengalaman selama ujian memberi banyak pelajaran. Akan saya gunakan tips, trik, ataupun kiat mengikuti ujian di lain waktu. Gag cuma posisi yang menentukan prestasi, tapi yang lain juga berperan sama besar dan sama penting.
Sekali lagi, inget doa! Mengawali setiap hari, di setiap kegiatan dengan doa niscaya memperlancar jalan kehidupan kita. Tuhan akan selalu menuntun kita di jalan dan nasib yang benar. Restu dari orang-orang terdekat juga penting. Ya siapa tahu doa mereka dan izinnya manjur.
Belajar. Anak TK juga tahu kalau mau ujian musti belajar. Tapi saya hanya mencoba mengingatkan. Saat semua contekan amunisi habis, modal ilmu dalam otak akan sangat membantu. Setidaknya untuk improvisasi disaat genting.
Cari tahu mana kawan mana lawan. Liat siapa yang bener-bener bisa ngebantu kamu saat ujian. Versi ngebantu ini berbeda-beda tiap tiap individu. Pokoknya yang baik buat kamu. Usahakan kamu duduk dekat orang itu. Bahkan ada teman yang sangat baik, dimanapun dia duduk,dia akan selalu berusaha ngasi jawaban ke kita meski kita gag ada di dekatnya dan di situasi sesulit apapun. Itu baru temen namanya. Namun sekarang udah jarang banget yang mau lulus tiga setengah tahun ngajak-ngajak. Begitu individual.
Pengawas juga ada yang bisa jadi teman. Makanya, adakan pendekatan dari sekarang ke semua calon peserta di ujian yang sama. Gimana kalau mereka biasanya ujian serta cari tahu juga cara pengawasnya ngejaga.
Sering ngedengerin kata dosen pas di kampus atau di kelas. Banyak info yang bakal kamu dapet dari dosen. Secara dia bos dari penyelenggaraan ujian kamu. Kayak ujiannya bakal kayak apa, materinya yang mana aja, sistem ujian dan penilaiannya kayak gimana. Itu sangat penting. Jangan sampai gara-gara gag tahu info kalau ujiannya open book, kita malah gag bawa buku. Dan biasanya bila kita menyimak dosen ngajar di kelas, ada beberapa topik yang dia sangat tekankan. Diucapkan berulang-ulang, sejelas-jelasnya, nada suaranya pun dipertinggi. Serta dengan body language yang berlebihan. Maksudnya, berbeda dari biasa. Pake tangan gerak-geraklah, mengepalkan tangan ke udara, merobek baju, dan sebagainya. Topik yang dijelaskan itu pasti keluar di ujian.
Menyalin apa yang diajarkan dosen. Selain untuk mengingat kembali, ini juga agar kita mudah mempelajarinya kembali. Jadi salinlah dengan rapi. Kamu juga bisa minjem catetan temen yang tulisannya lebih bagus dan catetannya lebih lengkap untuk disalin. Rajin ngumpulin bahanmakanya. Lebih efektif lagi kalau salinan itu dibuat kecil-kecil biar gampang juga diselundupkan di kelas pas ujian.:-)
Contekan. Pikirkan kamu mau bikin repekan kayak apa? Layaknya medan perang, makin banyak variasi contekanmu dan makin banyak jumlahnya itu bisa membuatmu gag mati konyol di medan perang ujian. Siapkan cadangan. Sebenernya ini hal yang gag baek. Apalagi kita udah berdoa sebelum ujian (dan biasanya Tuhan berusaha menggagalkan usaha kita ini). Tapi repekan itu patut juga dicoba. Selain nyari ilmu, kita juga butuh nilai bukan? Kata pepatah, lebih baik nyontek ke buku daripada ke orang (apalagi ke hewan, dijamin kamu gag dapet apa yang kamu harepin) karena dengan nyontek dibuku kita juga sambil belajar. Meski belajarnya baru pas ujian, di kelas pula (telat banget yak?).
Bikin contekan yang seimut mungkin sehingga gampang dibawa(tapi jangan menor). Model gulung juga bole. Buku mini juga gag apa-apa. Dan bila ujiannya bole bawa hape, bawalah yang berkamera. Kamu bisa foto semua catetan di rumah dan pura-pura ngebaca SMS saat buka file itu. Minta jawaban ke temen juga jadi lebih gampang, tinggal dia foto jawabannya, kirim ke hape kita, beres deh.
Penampilan Diri. Pilihlah pakaian yang banyak kantongnya, biar gampang nyembunyiin contekan. Jangan norak biar gag jai perhatian dosen. Pake kacamata item, kalo kamu ngelirik jawaban temen kan jadi gag ketahuan. Jangan potong rambut sebelum ujian. Ntar ilmunya ikut kepotong (percaya?). Makin panjang rambut makin baik dan biarin gag rapi. Biar gampang naro repekan disana. Tinggal pura-pura garuk-garuk,dapet deh contekannya. Dan langsung pengawas ngedeketin kamu ngasi Peditox,obat anti kutu.
Buat yang berponi juga sangat disarankan memeliharanya sepanjang dan selebat mungkin. Sama kayak kacamata item, biar kamu gag keliatan ngelirik jawaban temen. Kamu gerai ponimu ke depan sambil agak nunduk biar menutupi mata atau bahkan muka. Selain bisa buat nyontek, itu juga bisa nakutin pengawas! Kalau mau pakai kaos kaki, pakai yang berjari aja. Itu berguna untuk mengambil benda jauh. Benda apa yang mau diambil? Pikir aja sendiri ya..
Property. Semua barang-barang perlu di bawa, jangan dilupain. Biar gag seperti mau perang di medan peluru tapi kamu bugil dengan tangan kosong. Bawa juga barang-barang yang bisa diselipin kertas. Selain buat tempat contekan, itu bisa dipake tuker-tukeran jawaban ma temen. Pura-puranya mau minjem apa gitu.
Inget bawa hape dua. Yang gag penting kamu setor ke pengawas, yang ada foto contekannya kamu usahakan gimana caranya biar bisa masuk ke kelas. Tips dari saya, sebelumnya kamu dah tempel di bawah meja, pake lakban ato sejenisnya.
Nah, kalau disuruh ngumpulin barang-barang kayak tas dan sebagainya ke depan kelas atau ke lain tempat selain dimeja, contekan jangan di bawa kesana juga, bodo itu namanya.
Timing. Gag cuma harus dateng lebih cepat. Kemampuan membaca peluang juga harus diperdalam. Semua hal ada ilmunya,bung! Apalagi ujian yang penuh dengan ilmu. Dateng lebih cepat banyak untungnya. Kita bisa nyari tempat senyamannya kita ujian. Ada waktu untuk menenangkan diri. Catetan:dalam hal ini saya tetap mendengarkan info dari teman tentang materi ujian,sapa tahu ada yang penting. Namun kita harus bisa jaga mental untuk menerima teori baru itu. Biasanya orang shock saat mendengar ada info baru dan itu mempengaruhi psikologi peserta ujian itu sendiri. Tenang, itu yang utama. Menyontek pun ada waktunya. Saat pengawas lagi lengah atau keluar. Harus bisa memanfaatkan peluang sekecil apapun. Waktu dua jam itu gag lama, men!
Nyontek ke teman lain lagi. Kalau kita kebetulan dapet tempat disebelah orang yang gag suka diconteki, latihan mata sangat dianjurkan agar bisa melirik 180 derajat dan melihat jauh. Kita contek diam-diam tanpa izin dulu deh kalau emang udah kepepet. Dan biasanya orang gag suka dimintai jawaban sebelum satu jam berlalu. Kita jadi anak baik aja selama itu. Diam atau coba membuat sendiri. Nyontek buku juga gag masalah sambil nunggu dia selesai sejam. Udah lewat sejam, sikat!
Waktu mengisi jawaban, isi yang mudah dulu. Dan kalau mau pulang, jangan buru-buru, sapa tahu ada perbaikan jawaban dari temen. Kembali ke tadi, manfaatkan peluang sampai titik waktu penghabisan.
Posisi. Posisi emang menentukan prestasi. Bener banget teori itu. Dan kalau ada yang menyangkal, ayo berdebat! *menyingsingkan lengan baju*.
Contoh, kita dapet tempat duduk yang bocoran, kursinya goyang-goyang. Makanya booking jauh-jauh hari. Caranya? Kasi pengenal ke bangku itu, biar orang-orang tahu kalau kamu yang bakal duduk disana. Tapi awas jangan sampai kita mesen tempat di kelas yang salah. Sama aja bo�ong.
Lihat siapa yang bakal duduk di samping kita. Lawan atau kawan? Apakah tempat duduk itu juga enak buat nyontek. Jangan duduk tepat di ujung hidung pengawas. Cari tempat yang gag terpantau pengawas. Kalau saya lebih senag duduk deretan depan pengawas namun yang tengah-tengah. Pengawas jarang ngelihat kesana. Jangan di pojok! Basi dan semua orang juga udah pada tahu kalau itu tempat angker.
Ini sebagai sharing aja buat kamu. Siapa tahu bisa membantu. Dan saya berharap para pengawas ujian membaca artikel ini agar tahu trik nyontek jaman sekarang. Hehe.
Buat calon peserta ujian, Cobalah dulu, baru percaya!
Seandainya saja semua bisa terjadi dengan indah secara otomatis. Misalnya pada blog, semua artikel bermutu publish dengan sendirinya secara rutin tanpa harus kita yang membuat tapi kita yang merasakan nikmatnya. Atau pada ujian dan tugas kuliah, kita gag harus ngelakuin apa-apa tapi semuanya sudah beres. Kita hanya tinggal menerima hasil bagunya saja. :-)
Tapi itu adalah mimpi yang ketinggian. Bila itu terjadi pun juga gag baik. Kita gag bisa belajar dan gag akan punya pengalaman. Sedangkan pengalaman itu sangat penting bagi kehidupan kita. Semakin banyak belajar, kita semakin bisa. Pengalaman pun bertambah, kemampuan kita menjalani hidup juga semakin baik.
Hari ini gag ada tugas lagi. Fiuh. Akhirnya semua terlampui dengan lancar. Berjalannya proses sangat saya
nikmati dan sekarang tinggal nunggu hasil akhirnya saja semoga terjadi happy ending.
Tugas terakhir saya adalah presentasi pada mata kuliah Kapita Selekta Kimia Analitik. Ada beberapa catetan saya mengenai presentasi, mungkin sejenis tips atau kiat-kiat (diperbolehkan untuk gag meniru karena belum terbukti secara klinis kebenarannya).
Inget doa. Jangan lupa memohon kepada-Nya di setiap kegiatan yang akan kita lakukan. Ini langkah awal yang baik. Pasti sangat membantu bila kita percaya.
Kuasai Bahan. Berperang harus punya senjata. Ke hutan harus bawa bekal. Ya seperti itulah filosofinya. Cara menguasai bahan gimana? Ya pelajari materi yang akan kita presentasikan. Catat poin-poin pentingnya. Jangan menghapal, tapi pahami. Kita akan lebih mudah berimprovisasi di depan bila kita paham materinya. Ingat sekali lagi, paham, bukan hapal.
Slide yang ciamik. Kalau merasa kemampuan bikin slide kita pas-pasan, jangan malas untuk belajar atau kalau kepepet ya mintak orang lain yang lebih bisa untuk membuatkan. Sekarang sudah banyak slide presentasi yang canggih. Gerak-gerak dan segala macem. Efek suara yang seakan kena nafas kita aja bunyi seketika. Ini kesan awal yang bisa membuat audience tertarik sehingga perhatian mereka selalu tertuju ke kita. Ini juga bisa kita andalkan saat kita merasa kurang fasih untuk tampil ke depan dan presentasi. Ya sebagai tameng lah. Tapi juga jangan terlalu berlebihan. Inget tujuan kita presentasi adalah memaparkan bahan kita, bukan mengajak audience nonton layar tancep. Jangan juga menaro tulisan terlalu banyak di slide, buat mereka melihat kita presentasi dan bukan mmembacanya. Kita jadi kambing congek deh di depan.
Latihan. Fungsinya biar kita terbiasa tampil di depan. Bisa karena biasa. Mulailah melakukan simulasi dengan bicara di depan umum. Jangan malu. Gag PD gag juara. Mulai dengan langkah kecil seperti membiasakan berbicara atau ngobrol dengan orang lain. Kemudian latihan yang ditonton teman-teman di kamar misalnya terus mereka pura-pura menjadi audience. Mereka pun bisa kita minta bertanya ke kita tentang bahan kita serta mengoreksi penampilan kita plus kelengkapannya. Jadi kita pun bisa tahu apa kira-kira yang akan ditanyakan saat hari-H serta kekurangan kita sehingga kita bisa mempersiapkan diri lebih baik menuju presentasi. Makin sering latihan makin baik. Kita jadi lebih inget dengan materi jadinya. Latih juga pelafalan dan intonasi bicara kita serta gerak tubuh. Jangan sampai kita bikin kehebohan yang gag penting di depan. Belajar dari yang sudah pengalaman di sekitar kamu.
Siapkan diri. Bila saat yang ditunggu tiba. Saatnya kita maju. Persiapkanlah kelengkapan kita. Jaga kesehatan, itu yang terpenting. Jangan begadang sehari sebelumnya. Makan-makanan yang sehat secara rutin bahkan dari sebulan sebelumnya. Biasakan pola hidup sehat (gag harus kalau maju aja sih). Cek kelengkapan presentasi kita, siapkan semua, dan kumpulkan dengan rapi. Seperti slide jangan ditaro di satu dokumen aja. Biasakan memiliki back-up data. Untuk mencegah bila data kita hilang. Berpakaianlah yang gag bikin audience ilfill. Jangan sampai ada terlupa. Setting panggung. Buat semenarik mungkin, tapi elegen, yang gag memasang sesuatu yang gag padat fungsi, itu buang tenaga namanya. Siapkan konsumsi untuk kita dan semua orang disana (istilahnya seperti nyogok gitu). Cek apakah alat-alat sudah terpasang baik dan bisa digunakan. Kita juga bisa menyelipkan surat ke tempat duduk calon penilai. Berisikan permintaan bantuannya untuk memberi nilai baik dan beberapa rupiah. Sebelumnya kita juga bisa ke dukun buat mengguna-gunai mereka. Catatan: tiga kalimat terakhir sangat dianjurkan untuk tidak ditiru! Rencanakan kejuta kecil untuk mereka. Sedikit hiburan pasti sangat membantu.
Namun, kekuatan yang paling besar adalah diri kamu sendiri. Tampil all out! Dan percaya diri. Itu kuncinya. Gag ada yang bisa ngalahin itu maimen..
Kiat atau tips ini saya buat gag bermaksud menggurui. Bahkan banyak tips yang lebih baik. Saya hanya menceritakan pengalaman saya dan berusaha agar orang lain bisa lebih baik dari saya. Saya juga masih belajar. Dan masih sering melakukan kesalah. Karena jarang ada yang sukses di kesempatan pertama meski itu adalah kesempatan terakhir. Jangan takut untuk mencoba dan salah. Gagal pada pertama kali akan membuat kita jadi semakin pandai saat kesempatan kedua. Tuhan selalu ngasi jalan buat umat-Nya yang teguh berjuang.