My Experience

Kunjungi Pulau Madura ( Visit Madura Island ).

Pantai LOMBANG ( Sumenep )

Kunjungi Pulau Madura ( Visit Madura Island ).

Masjid Jami' Sumenep ( Masjid Agung )

Kunjungi Pulau Madura ( Visit Madura Island ).

Taman Adipura ( Sumenep )

Kunjungi Pulau Madura ( Visit Madura Island ).

SMPN 1 SUMENEP

Kunjungi Pulau Madura ( Visit Madura Island ).

Pulsating Superman Logo Pointer
Pulsating Superman Logo Pointer

My Experience

My Experience

My Experience

My Experience

My Experience

My Experience
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Agustus 2009

PEKIK MERDEKA


TERJANGAN BADAI
HEMPASAN GELOMBANG
SORAKAN MENGHUJAT
KERIKIL TAJAM

TSUNAMI, GUNUNG MELETUS, BANJIR LUMPUR,
PESAWAT RONTOK, LEDAKAN BOM....
SILIH BERGANTI ANTRI TAK MENGENAL WAKTU
TAK TERKIRA BERAT BEBAN UJIAN MENDERA
NYARIS MEROBOHKAN RAGA YANG KIAN RENTA

KITA TELAH LEWATI PERJALANAN PANJANG
BANGKITLAH WAHAI SEMANGAT, MUNCULLAH WAHAI KETEGARAN
MENJELMALAH WAHAI KEARIFAN
KARENA RAGA INI TELAH MERDEKA...!

SENANGKANLAH JIWA DAN RAGAMU
JIWA YANG SENANTIASA MENGGAPAI-GAPAI
BERANJAK DARI NURANI YANG DEKIL
BANGKIT DARI JIWA JALANG YANG KADANG MERONTA TIADA TARA

KEJAYAANMU ADALAH IMPIANKU
KESEJAHTERAANMU ADALAH IDAMANKU
KEADILANMU ADALAH HARAPANKU
KEMAKMURANMU ADALAH TUJUANKU

64 TAHUN SUDAH
MERDEKA.....MERDEKA....MERDEKA
BISIKAN DI NURANI, KATAKAN DI JIWA, WUJUDKAN DI RAGA
PERJUANGAN BERAT MASIH MENGHADANG
KEMERDEKAAN INI HARUS TETAP DIPERTAHANKAN

Selasa, 07 Juli 2009

ILUSI ; SANG PEMIMPI

Halimun biaskan jatidiri
Angan berada di ujung cakrawala
Sukma bertaut dalam semu yang tak berakhir
Kehampaan akrab dalam kesejatian

Kau berwujud tanpa makna
Aku ditelan debu
Diterbangkan oleh angin
Diombang-ambingkan riak yang nisbi
Dihempas dalam asa yang tak pasti

Kehilangan........
Kekosongan.......
Keharuan.......
Kehampaan.....
Kekhawatiran......
Ketakutan........
Berkumpul berbaur jadi satu
Berpesta dalam benak yang terlanjur picik

Harfa cinta yang menggairahkan
Yang gemanya membuat tujuh langit berputar
Yang gaungnya membuat tujuh samudera bergetar
Yang bahananya membuat tujuh bidadari terpikat,

Ada misteri dibalik makna yang tak terungkap
Ada rahasia dibalik kiasan yang mana realitas berwujud
Ada cinta yang setiap saat mewarnai segala yang lain.

Aku tersesat di tengah keramaian hati Sang Pencinta
Di satu arah nampak keteguhan, ketegaran dan keperkasaan
Di arah lain nampak kepasrahan, kelembutan dan kebutuhan

Yang datang sebagai pemuja dan pencinta
Berkorban dengan gairah sebagi tumbal
Berharap jadi pilihan yang terkasih
Menanti dengan tulus
Menunggu dengan sabar

Namun...................................

Kebersamaan adalah sebuah takdir


Rabu, 01 Juli 2009

POSTING 100 DI SAAT UMUR MERAMBAT RENTA

Bagai kepak sayap Camar perkasa di selasar bintang,
menjelajah riang selami laut penuh tawa
waktupun betah berlabuh, menanti hadirku di bulan Juli
kuharap, engkau belumlah petang merah jingga di detik menit
yang hanya duduk membatu menatap dentang usia

engkau sejatinya adalah pelukis masa dan kisah
bagai senyum berpendar dengan beribu kunang kunang
hingga malam tak lagi gulita.

Astagfirullah, ��
sujudku masih jauh dari khusyuk��.
Akankah aku masih bertemu tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Masihkah aku diberi kesempatan?
Rentang waktu terkadang membuat kita lupa
Rentang waktu membuat kita sadar bahwa kita hanya manusia
yang tak punya apa-apa selain jasad yang tak berguna

Wahai sahabatku yang nampak indah dari tatapku
lapangkanlah hatimu untuk menikmati apa yang aku layangkan
hanya teruntukmu agar kau mampu lukiskan seutas senyum
tersenyum saat beranjak dari hari yang lalu menuju hari yang baru
hanya teruntukmu agar kau mampu arahkan kaki
berjalan dengan langkah yang anggun untuk menemukan mentari
hanya teruntukmu agar kau semakin terlihat indah
seindah rangkaian bunga hingga nanti menjelang senja

teruntukmu ku persembahkan bahu
saat kau ingin bersandar karena pilu

teruntukmu ku persembahkan lengan
untuk kau genggam saat kau hampir jatuh

dan teruntukmu kupersembahkan sebuah untaian kata
agar pada masa yang baru tak akan ada lagi haru.


Tahun ini adalah adalah yang terindah buat saya,... betapa tidak,...
Dengan bertepatan usia yang semakin merambat renta, aku masih menyempatkan diri untuk membuat postingan saya yang ke-100, meskipun masih ngos-ngosan dengan tulisan yang belum tercirikan alias masih campur sari serta didominasi oleh artikel saduran.

Ucapan terima kasih yang tak terhingga atas respon dan penerimaan dari rekan blogger sekalian yang membuat saya banyak belajar . Saya bangga bersahabat dengan kalian semua meskipun hanya via dunia maya.

Untuk itu saya menghaturkan hormat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada sahabat :

JengSri ; Attayaya ; Aprillins ; Bang Eri ; Mas Ari ; Quinnie/Ratu ; Itik Bali ; Prof. IjoPunkJutee; Mbak fanny ; Mbak fanda ; Inul ; Anazkia ; Semar ; Mas Ridwan ; Bunda Azk4 ; Buwel ; Jonk ; Dwinna Cute ; Yanuar ; Bunda Reni ; H35TI Ibunda Zidan ; Joo Izzy ; Mellyta Siregar ; Ajeng ; Anna Fardiana ; Bang Ruli ; Via three ; Upik Abu ; Mbak Melati ; Kabasaran Soulthan ; Mbak Elly ; Sendal Jepit Santri ; Linda Belle ; Sri Suryani ; Lis Indra ; Den Rama ; Tukang Komen ; Zujoe ; AWAL SHOLEH ; MERIN'S Deary ; Nietha;Marchellino Agatha ; Bamz Nyubi ; DIGITAL BACA ;Dicky Dunia Polar ;Fajar Bukan ; Ali-Heraku ; Agoez3 ;duck ng-blog ; Neng Ila Padhang Bulan ;ARTI IRHAMNA ;TOVAZONE ;Catatan Kecil DINDA_CUTE ;IRMASENJAQUE ;TUTORIAL BLOG ;SAHABAT PENA DARI JAWA ;TIPS AND CARA ;ITCOMMUNION ;PUISIKU-PUISIMU IBNU KUS ;Alumni duabelasIPA 1 ;Ekowijayanto ;ELMARZUGI ; Ateh Latifah ;The Suryaden ; Kang Boed;Ijoroyoroyo ;Partelon;Riosisemut ;Neng Aia ; Big Sugeng ;Soewoeng; Ahmad Flamboyant;NURA Aljubail;Ajiee;Cupu Kisruh;Ariyanti; Sibaho Way;Bang Del ; Penikmat Buku;mrpsycho;Vicky.

Semoga sudi menerima Award berikut :


Ucapan terima kasih khusus kepada 5 (lima) besar TOP COMENT di blog ini,JengSri ; Attayaya ;Bang Eri ; AWAL SHOLEH ; Mbak fanny semoga sudi menerima Award berikut:


Dedikasikanlah kedua Award kepada sahabat Blogger yang belum mendapatkannya. Dan untuk sahabat yang lain yang belum sempat disebut namanya dan sempat mampir dan memberi komentar di postingan ini , silahkan pilih Award disini.

Semoga persahabatan ini akan langgeng adanya.
Terima Kasih.



Senin, 29 Juni 2009

MANUSIA PENIPU DAN PENGKHIANAT YANG BERCITRA MUSAUWILAH

Malam khusuk menelan tahajjudku
Lidah halilintar menjilat batinku
Mentari dan cakrawala kenyataan hidup
Hanya padaMulah kekuasaan kekal

Ingatlah Allah yang menciptakan
Allah tempatku berpegang dan bertawakal
Allah maha tinggi dan maha esa
Allah maha lembut

Lindungilah dari ganas dan serakah
Lindungilah aku dari setan kehidupan
Berikan mentariMu sinar takwa
Ya ampunilah dosa

Gerhana matahari kuasaMu
Bumi langit manusia ciptaanMu
Hari kiamat ada di tanganMu
Aku bersujudAku rasa hidup tanpa jiwa
Orang yang miskin ataupun kaya
Sama ganasnya terhadap harta
Bagai binatang didalam rimba

Kini pikiranku kedodoran
Dilanda permainan yang brutal
Aku dengar denyut kesadaran
Tanganku capek mengetuk pintu

Sialan!
Sialan!

Jaman edan tanpa kewajaran
Gambar iklan jadi impian
Akal sehat malah dikeluhkan
Monyet sinting minta persenan
(WS.Rendra)

Hati yang masih tercitra oleh gelegak amarahnya manusia adalah hati yang gering, yang dalam keadaan demikian sang hati menjadi juragannya segenap kebodohan yang senantiasa cenderung memerintah kepada kejahatan atau kemaksiatan.
Para anggota badan di bawah perintah hati yang gering tidak segan-segan melaksanakan perbuatan yang palin tercela.

Andai mata, tak segan-segan ditatapkan kepada yang merangsang birahi ataupun yang jorok-jorok.
Andai telinga, tak segan-segan didengarkan pada suara-suara yang brengsek, ajakan-ajakan serong, atau fitnah-fitnah tengik.
Andai tangan, tak segan-segan digunakan untuk menyakiti sesama hidup, menggasak barang-barang orang lain yang bukan haknya, memfitnah lewat tulisan atau lukisan termasuk karya seni lainnya semacam membuat pahatan-pahatan yang mendatangkan khurafat.
Andai kaki, tak segan-segan dilangkahkan ke tempat maksiat.
Andai mulut, tak segan-segan digunakan untuk menipu, menggunjing, memfitnah, menjungkirbalikkan fakta, atau bahkan digunakan untuk mengunyah makanan haram.

Nafsu amarah telah mencitra hati manusia di antero bumi, pembunuhan sadis terhadap anak yang dilakukan oleh bapaknya atau sebaliknya, mutilasi terhadap isteri yang dilakukan oleh seorang suami bukan lagi merupakan berita yang langka.

Sosok manusia modern yang kalbunya telah dicitrai nafsu lauwamah yang mengombang-ambingkan kebaikan dan keburukan. Namun yang paling berbahaya yang dapat menjerumuskan, ialah nafsu musauwilah, yang selewat seakan manis, namun pada hakikatnya teramat pahit bak brotowali.

Nafsu musauwilah biasanya bersemayam dalam hati manusia-manusia pintar yang munafik sehingga kepintarannya hanya digunakan untuk menipu. Meneriakkan slogan-slogan manis untuk meninabobokkan rakyat, sehingga rakyat dengan mudahnya dapat tertipu. Berkoar-koar berjuang demi agama, padahal niatnya mengacak-acak agama secara infighter ; bermuluk-muluk membangun masjid, namun niatnya bukan karena Allah sehingga akalnya digunakan untuk mengakali sesama makhluk.

Sosok manusia bernafsu musauwilah semakin tampil di bumi yang semakin dekil ini, terkadang bertipe pemimpin yang semakin buncit berkat kepemimpinannya. Pemimpin semacam ini adalah sosok manusia yang suka menganjurkan hidup sederhana namun ia sendiri bermewah-mewah. Bahkan kurang puas, hak rakyat pun dibabat habis dengan alasan yang dibuat-buat. Agama hanya dipakai sebgai tempat persembunyian diri.

Pemimpin menipu rakyat, rakyat menipu pemimpin. Bahkan ulama yang seyogyanya menyadarkan penipu, malah ikutan menipu berkat nafsu musauwilah.

Maka andailah terjadi demikian, para setanpun beroraklah gembira.
Sorak-sorai yang mencemohkan ulama yang mengkhianati tugas sucinya, yang secara tak sadar tengah melangkah pasti ke keraknya neraka yang membara.

Naudzubillahi min dzaliq......


Jumat, 12 Juni 2009

E-MAIL TENGAH MALAM, THE MASTER SEASON 3: DUEL FANTASTIC FOUR

Jam dinding di kamar kerjaku sudah menunjuk pukul 00.15 seperti biasanya sebelum mengakhiri pengembaraanku di dunia maya, mengecek dulu email yang masuk. Ternyata ada email dari seorang rekan kerja yang sementara berada di Kalimantan, aku terkesan dengan Puisi WS Rendra yang menjadi penutup emailnya ;

Sering kali aku berkata,
ketika orang memuji milikku,

bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobilku hanya titipan Nya,
bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya,

bahwa putraku hanya titipan Nya,

tetapi,


mengapa aku tak pernah bertanya,

mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?
Dan kalau bukan milikku,

apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?

Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?

Mengapa hatiku justru terasa berat,

ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?

Ketika diminta kembali,

kusebut itu sebagai musibah,

kusebut itu sebagai ujian,
kusebut itu sebagai petaka,

kusebut dengan panggilan apa saja,

untuk melukiskan bahwa itu adalah derita.

Ketika aku berdoa,

kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,

aku ingin lebih banyak harta,

ingin lebih banyak mobil,

lebih banyak rumah,

lebih banyak popularitas,

dan kutolak sakit,

kutolak kemiskinan,

Seolah ...

semua "derita" adalah hukuman bagiku.

Seolah ...
keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika:
aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita menjauh dariku,

dan Nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang,

dan bukan Kekasih.

Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku",

dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku,

Gusti,

padahal tiap hari kuucapkan,

hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah..

"ketika langit dan bumi bersatu,
bencana dan keberuntungan sama saja"


(WS Rendra)


Sambil menutup komputerku dengan terburu-buru karena si Kecil yang dari tadi teriak memanggil aku untuk ditemani nonton Acara The Master. Aku masih merenung akan makna dari Puisi yang dikirim melalui email tadi,....

The Master season 3 yang mengusung tema
Duel Fantastic 4 saya tonton dengan pikiran yang tidak fokus, saya menerawang jauh sampai ke Kalimantan.... mencari makna dibalik Puisi tersebut.

Sampai saat menulis postingan ini, saya masih diliputi oleh tanda tanya berkepanjangan, saya berupaya konfirmasi melalui handphonenya ,... sejak semalam tidak aktif.


Kepada rekan blogger sekalian ,........ tolong bantu saya dalam mencari makna dari puisi diatas sehubungan dengan kepergian rekan saya ke Kalimantan yang konon katanya menjenguk keluarga selama seminggu.

Sebagai imbal baliknya aku berikan hadiah berupa ulasan Acara
The Master Season 3 Duel Fantastic 4 (meskipun tidak fokus nontonnya):

Pertarungan untuk memperebutkan gelar The Master semakin panas. Tersisa 4 orang Kandidat yang bertarung untuk membuktikan siapakah yang terhebat. Mereka mengerahkan segenap kekuatan untuk bertarung dalam Duel Fantastic Four.

Acara The Master Season 3 Duel Fantastic 4 semalam menampilkan 4 magician yaitu :

Krisnaji (Avatar Magician)
Bila minggu lalu Krisnaji mengambil kekuatan dari unsur angin, kali ini Aji dia bermain dengan unsur api. Dia dimasukkan dalam drum berisi air mendidih. Selama Krisnaji berada dalam drum, kobaran api masih terus membakar drum. dan ternyata Krisnaji mampu mengendalikan api dan bertahan dalam air panas tersebut.

Fabian (Funky Magician)

Fabian akan membuat adrenalin penonton naik dengan permainan Rausian Roulette dengan gergaji besi yang sangat tajam. Fabian meminta salah satu penonton untuk masuk ke dalam 1 diantara 5 box yang sudah ada. Satu per satu box digergaji. dan ternyata Fabian dapat mengetahui box yang terdapat penonton di dalamnya.

Rizuki (Princess Magician)
Minggu lalu Rizu tampil cantik & menawan dalam permainan millions of flowers. Kali ini Rizu tampil lagi & memanipulasi mata seluruh penonton. Hanya dalam hitungan detik! dapat berganti gaun smapai beberapa kali.


Bayu Gendeng (Pyscho Magician)

Magician dari dunia gendeng ini akan tampil dengan aksi yang lebih gendeng lagi. Bayu memperlihatkan aksi unik untuk meyembuhkan sakit di pinggangnya. Kalau sebagian orang menggunakan setrika untuk menyetrika baju, Bayu menggunakan setrika kuno yang masih menggunakan arang panas untuk menyetrika badannya. Suatu cara yang sangat gendeng untuk menyembuhkan sakit pinggang!

Sayang sekali pada akhir acara
Fabian si Funky Magician harus mengakhiri penampilannya di panggung The Master season 3 dengan polling sms pemirsa terendah sedangkan Rizuki (Princess Magician) tampil sebagai The best performance dengan polling sms tertinggi.

Selain itu,.... para penonton dihibur dengan selingan penampilan
Danny Cole Sang Juara Dunia Sulap 'the stage magician of the year' for both 2004 and 2005.

 
Pulsating Superman Logo Pointer